• Sabtu, 3 Desember 2022

Polstat: Mayoritas Publik Tidak Puas Penanganan Kasus Pembunuhan Brigadir J Oleh Polri

Banjar Chaeruddin
- Sabtu, 17 September 2022 | 16:43 WIB
Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati (dok)
Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati (dok)

SINAR HARAPAN--Ternyata mayoritas publik tidak puas dengan cara penanganan kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan Polri, demikian hasil sebuah survei nasional.

Lembaga survei Polstat melakuakn survei  dengan menanyakan apakah responden puas dengan cara penanganan polisi terhadap kasus pembunuhan Brigadir J. Hasilnya, sebanyak 58% responden mengatakan tidak puas.

Hanya 35,6% responden yang mengaku puas, sedangkan sisanya 5,9% menjawab tidak tahu.

"Ini menegaskan Polri masih dituntut lebih berkomitmen, transparan, dan bekerja lebih keras dalam menangani kasus Ferdy Sambo," kata peneliti Polstat Zaki Darmawan, seperti dikutip Bisnis.com.

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Polri telah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah: Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi.

Selain kasus pidana pembunuhan, Polri juga telah menetapkan 7 anggotanya sebagai tersangka kasus penghalangan penyidikan atau obstruction of justice perkara pembunuhah Brigadir J.

Polri juga telah menggelar sidang etik untuk beberapa anggota Polri yang terseret skenario Sambo. Sebagian dari mereka diputus bersalah dan diberhentikan dengan tidak hormat. Sebagian lagi mendapat sanksi administratif berupa demosi selama satu tahun

Polstat merupakan lembaga survei yang tergabung dalam anggota Asosiasi Survei Opini Publik Indonesia (ASOPI), yakni asosiasi dari 34 lembaga survei dan ratusan periset opini publik yang bernaung di bawah World Association for Public Opinion Research (WAPOR).

Jumlah sampel dalam survei ini sebesar 1.200 responden, diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of error kurang lebih 2,83 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen.


Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Bisnis.com

Tags

Terkini

X