• Selasa, 27 September 2022

Anies Diperiksa KPK Selama 11 Jam Lebih

Banjar Chaeruddin
- Rabu, 7 September 2022 | 21:30 WIB
Anies selesai diperiksa KPK (Foto: Ist)
Anies selesai diperiksa KPK (Foto: Ist)

SINAR HARAPAN--Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan selama 11 jam lebih.

Pemeriksaan terhadap Anies terkait dengan pembangunan Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara. Balapan Formula E sendiri sudah berlangsung pada Juni lalu dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Pemeriksaan dimulai sejak Rabu (7/9) pagi pukul 09.25 WIB sampai 20.25 WIB di gedung KPK di Kuningan, Jakarta.

Baca Juga: KPK Hargai Kehadiran Anies Baswedan untuk Dimintai Keterangan soal Formula E

Anies tampak keluar dari gedung KPK dengan didampingi sejumlah ajudan. Anies menyunggingkan senyum lebar dan mengacungkan jempol hingga melambaikan tangan kepada awak media. 

Usai menjalani pemeriksaan, Anies mengatakan kedatangannya ini dalam rangka untuk membantu KPK. Kata Anies, dirinya selalu berkontribusi dan membantu KPK bahkan sejak belum bertugas di lingkungan pemerintahan.

"Senang sekali bisa kembali membantu KPK menjalankan tugasnya. Kami berusaha untuk selalu bisa membantu KPK bahkan sebelum  bertugas di pemerintahan. Alhamdulillah hari ini diundang untuk membantu, kami pun hadir untuk membantu menjalankan apa yang dibutuhkan KPK," ujar Anies.

Baca Juga: Anies: Tak Ada Persiapan Khusus Menjelang Diperiksa KPK Besok

"Insya Allah dengan keterangan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang, sehingga isu yang sedang didalami akan bisa menjadi terang benderang; dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas," kata Anies.

Anies enggan merinci lebih lanjut apa yang telah diklarifikasi oleh tim penyelidik KPK. Anies hanya mengaku senang dapat membantu KPK lagi.

"Saya ingin sampaikan senang sekali bisa kembali membantu KPK dalam menjalankan tugasnya. Kami selalu berusaha untuk bisa membantu KPK, bahkan sebelum ketika bertugas di pemerintahan. Ketika kami bertugas di kampus, kami menjadikan mata kuliah antikorupsi menjadi mata kuliah wajib dan satu-satunya kampus yang menjadikan itu mata kuliah wajib," jelasnya.

Saat bertugas di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun, lanjut Anies, pihaknya juga telah membentuk komisi pencegahan korupsi ibu kota untuk membantu dalam pencegahan korupsi.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Panggil Dua Saksi Terkait Kasus Lukas Enembe

Senin, 26 September 2022 | 11:59 WIB

MAKI Minta KPK Usut Dugaan KKN Rekrutmen Hakim Agung

Minggu, 25 September 2022 | 07:53 WIB
X