• Rabu, 5 Oktober 2022

Usai Salat Jumat, Timsus Sampaikan Perkembangan Kasus Brigadir J

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:47 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.(Antara/HO-Divisi Humas Polri)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.(Antara/HO-Divisi Humas Polri)


SINAR HARAPAN - Tim khusus (Timsus) bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal menyampaikan konferensi pers perkembangan penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J kepada publik di Gedung Bareskrim Polri, Jumat 19 Agustus 2022 siang.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan, konferensi pers dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 WIB."Yo jam 1 sudah siap," katanya.

Sebelumnya Dedi menyebutkan, hari ini Timsus bakal menyampaikan secara komprehensif perkembangan penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Penyampaian hasil perkembangan penyidikan diagendakan disampaikan oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.

Baca Juga: Kuasa Hukum Brigadir J Minta Putri Chandrawathi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kemudian perkembangan terkait penyidikan terhadap 35 personel Polri yang dilakukan Inspektorat Khusus (Itsus) juga bakal disampaikan oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Agung Budi Maryoto.
 
“Kemudian besok juga kami sampaikan juga dari Pak Kadiv Propam. Jadi update-nya seluruhnya besok, saya minta kepada teman-teman media untuk bersabar,” kata Dedi.
 
Selain itu, kata Dedi, dalam waktu dekat Perhimpunan Doktera Forensi Indonesia (PDFI) juga akan disampaikan hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J. Hal ini sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas dari PDFI yang bekerja secara independen.

Baca Juga: Kabareskrim: Tidak Ada Peristiwa Pelecehan terhadap Istri Ferdy Sambo Saat Penembakan Brigadir J

“Artinya dalam hal ini Polri terbuka, Polri transparan dan juga proses pembuktiannya harus betul-betul dapat dibuktikan secara ilmiah,” ia menjelaskan.
 
Hari ini juga, rencananya timsus juga akan menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi yang sudah diperiksa sebagai saksi beberapa hari lalu.
 
Penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutaburat atau Brigadir J terjadi Jumat 8 Juli 2022 lalu di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Komnas HAM: Ferdy Sambo Akui Sebagai Pelaku Utama Pembunuhan Berencana Brigadir J

Timsus menetapkan empat tersangka dalam kasus pembunuhan berencana tersebut, yakni Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR dan Kuat Ma'ruf.

Keempat tersangka disangka dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati, atau pidana penjara seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Pengacara Sebut Bharada E Siap Hadapi Persidangan

Rabu, 5 Oktober 2022 | 07:27 WIB
X