• Senin, 3 Oktober 2022

Dua Laporan Pihak Sambo Didrop Bareskrim, Tidak Berdasar Fakta dan Termasuk Menghalangi Penyelidikan

Banjar Chaeruddin
- Senin, 15 Agustus 2022 | 12:11 WIB

Brigjen Pol Andi Rian Djajadi (pmjnews.com)

SINAR HARAPAN--Ternyata Bareskrim Polri sudah menstop penanganan dua laporan yang berasal dari pihak Irjen Pol Ferdy Sambo. Selain tidak didukung fakta, laporan tersebut dipandang sebagai upaya menghalangi penyelidikan (obstruction of justice).

Kedua laporan yang dihentikan penanganannya, pertama kasus pelecehan seksual oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi, kedua tentang rencana pembunuhan Bharada Richard Eliezer oleh Brigadir Josua Hutabarat .

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan dua laporan tersebut tidak terbukti kebenarannya. Bahkan Andi juga menyebut jika dua kasus tersebut adalah obstruction of justice yang digunakan untuk menghalang-halangi penyidikan kasus utama.

"Kita anggap dua laporan polisi ini menjadi satu bagian yang masuk dalam kategori obstruction of justice. Ini bagian dari upaya untuk menghalangi-halangi pengungkapan dari kasus 340," ujar Andi.

Sebelumnya mencuat kabar bahwa Putri Candrawathi membuat laporan tentang pelecehan seksual. Menurut pengakuannya, Brigadir J telah melakukan pelecehan hingga membuat Ferdy Sambo murka dan melakukan rencana pembunuhan.

Adapun laporan tentang percobaan pembunuhan teregister dengan nomor LP368/A/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan tanggal 8 Juli 2022 tentang dugaan tindak pidana percobaan pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP junco Pasal 53 KUHP.

 

Editor: Banjar Chaeruddin

Tags

Terkini

Komnas HAM Turunkan Tim Pemantauan Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:38 WIB

IPW Minta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Mundur

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:19 WIB
X