• Sabtu, 3 Desember 2022

Kasus Kematian Brigadir J Tambah Membingungkan, Komnas HAM Mesti Tegar dan Profesional

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:06 WIB
Makam Brigadir J (Foto: republika.id)
Makam Brigadir J (Foto: republika.id)

Pertanyaan selanjutnya, mengapa Irjen Pol Ferdy Sambo, seorang perwira tinggi Polri yang sangat berpengalaman justru memerintahkan anak buahnya menembak J? Apa yang hendak ditutupi sehingga Ia harus mati  agar kasus besarnya tidak terbuka?

Mengapa ada kabar bahwa Sambo dan istrinya menjanjikan uang hingga Rp 2 miliar kepada E, RR dan supir bernama KW? Pertanyaan berikutnya, uangnya dari mana? 

Banyak lagi pertanyaan yang semoga bisa dijawab  dalam pengungkapan fakta-fakta di pengadilan nanti. Saat ini kepolisian telah melimpahkan berkas ke Kejaksaan Agung d an tim jaksa pun sudah ditunjuk. Semoga proses ini segera berjalan dengan objektif dan adil.

Mengawal kasus ini agar ditangani dengan terbuka, tuntas, transparan dan adil, tentu saja tidak mudah. Maka, peran Komnas HAM menjadi sangat penting. Sejauh ini Komnas HAM masih bekerja secara independen, mengumpulkan bukti dan fakta sehingga memiliki informasi utuh mengenai kejadian tersebut.

Kiranya benar, Komnas HAM juga perlu memberikan informais yang valid kepada publik agar masyarakat bisa ikut mengawal agar kasus ini ditangani secara obyektif, terbuka dan adil.

 

 

 

 

 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X