• Minggu, 27 November 2022

Kronologi Pembunuhan Brigadir J Menurut Mantan Kuasa Hukum Bharada E Burhanuddin

Banjar Chaeruddin
- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:33 WIB

Tragedi penembakan tersebut kemudian menjadikan Bharada E sebagai salah satu tersangka pada dugaan kasus pembunuhan yang menimpa Brigadir J.

Namun, katanya, Bharada E bukan hanya satu-satunya orang yang melakukan penembakan terhadap Brigadir J. Melalui kesaksiannya, Bharada E membeberkan ada penembak lain yang juga turut dalam peristiwa berdarah tersebut. Namun, Burhannudin menuturkan bahwa kliennya hingga saat ini belum mau mengungkap identitas penembak kedua itu.

"Selanjutnya dia tidak cerita lagi. Dia cuma bilang dia yang pertama yang disuruh nembak," ucap Burhanuddin.

Hingga saat ini Kapolri Listyo Sigit telah menetapkan empat tersangka dalam kasus pembunuhan  Brigadir J yang terjadi di rumah mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo di bilangan Jakarta Selatan. Keempat nama tersebut adalah Bharada Richard Eliezer (E), Bripka Ricky (R), Irjen Pol Ferdy Sambo (FS), serta Kuat Maruf (KM).

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto sebelumnya mengatakan tidak ada peristiwa pelecehan terhadap Putri Candrawathi, istri Irjen Pol. Ferdy Sambo saat Brigadir J ditembak oleh Bharada E di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Agus menyebutkan, indikasi ini terungkap dari hasil gelar perkara yang dipimpin langsung olehnya pada Jumat siang di Bareskrim Polri.

“Saat pimpin gelar tadi, berdasarkan paparan Dirtipidum, semua saksi kejadian menyatakan Brigadir Josua almarhum tidak berada di dalam rumah,” kata Agus di Jakarta, Jumat.

Jenderal bintang tiga itu menyebutkan, Brigadir J masuk ke dalam tempat kejadian perkara (TKP) rumah dinas di Kompleks Duren Tiga Nomor 46 tersebut setelah dipanggil oleh Ferdy Sambo.

Kini Bareskrim Polri telah menghentikan laporan dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi, istri Irjen Po. Ferdy Sambo dengan terlapor Brigadir J, termasuk laporan dugaan pembunuhan.

“Berdasarkan hasil gelar perkara tadi sore, kedua perkara ini kami hentikan penyidikannya, karena tidak ditemukan peristiwa pidana, bukan merupakan peristiwa pidana,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat malam.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: YouTube ILC NEWS

Tags

Terkini

KPK Panggil Dua Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe

Kamis, 24 November 2022 | 12:28 WIB

Tokoh PAN di Subang Dijerat KPK

Selasa, 22 November 2022 | 21:38 WIB
X