• Selasa, 4 Oktober 2022

Komnas HAM Periksa Bharada E di Mako Brimob Kelapa Dua Depok Sore Ini

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:10 WIB
 Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022).(Antara/M. Risyal Hidayat)
Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022).(Antara/M. Risyal Hidayat)


SINAR HARAPAN - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berencana memeriksa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Jumat 12 Agustus 2022 sekitar pukul 15.00 WIB.
 
Informasi ini dibenarkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
 
"Agenda pada hari ini Komnas HAM akan memeriksa Bharada E di Mako Brimob pukul 15.00 WIB," ujar Dedi dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga: LPSK Tiba di Bareskrim Polri Koordinasi 'Justice Collaborator' Bharada E

Bharada E sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Rabu 3 Agustus 2022.

Dia disangkakan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, kemudian ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.
 
Pada saat pengumuman Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka yang memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J. Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf atau KM dijerat dengan pasal yang sama, yakni Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 jo. Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, tentang pembunuhan berencana.

Baca Juga: Sebagai Justice Collaborator, Kesaksian Bharada E Kunci Menguak Kasus Pembunuhan Brigadir J

Untuk tiga tersangka Bharada E, Bripka RR. dan KM ditahan di Rutan Bareskrim Polri, sementara Irjen Ferdy Sambo ditempatkan di tempat khusus (patsus) di Mako Brimob Polri, Depok.
 
Dikatakan pula bahwa posisi Bharada E saat ini ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Hanya untuk pemeriksaan oleh Komnas HAM terhadap Bharada E di Mako Brimob."Ditahan di Bareskrim tetap, cuma Komnas periksanya saja," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Sehari sebelumnya, tim penyidik tim khusus dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) telah memeriksa Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka. Pemeriksaan dilakukan di Mako Brimob, Kamis 11 Agustus 2022 mulai pukul 11.00 selesai sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca Juga: LPSK Tegaskan Bharada E Bisa Dilindungi asal Menjadi 'Justice Collaborator'

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan tersangka Irjen Ferdy Sambo (FS) mengaku marah setelah mendapat laporan dari istrinya PC.
 
"Ini pengakuan FS dalam berita acara pemeriksaan (BAP)," katanya saat memberikan keterangan pers di Mako Brimob, Depok, Kamis malam.
 
Dalam keterangannya, FS mengatakan bahwa dirinya marah dan emosi setelah mendapatkan laporan dari istrinya PC karena mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang oleh Brigadir J.
 
"FS memanggil tersangka RE dan RR untuk melalukan perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J," ungkap Rian.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X