• Selasa, 4 Oktober 2022

Komisi III DPR: Ada Proses Hukum Yang Masih Panjang, Penetapan Tersangka Bukan Akhir

Banjar Chaeruddin
- Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:20 WIB

Anggota Komisi III DPR Asrul Sani (Foto: medcom.id)

SINAR HARAPAN--Komisi III DPR akan mengawal proses hukum mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo (FS). Menurut Komisi III, penetapan tersangka bukan akhir dari segalanya. 

Selain itu, Komisi III mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran. “Masih ada proses hukum panjang yang harus dilalui, tentu publik maupun Komisi III DPR akan bersama mengawalnya,” kata Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani kepada wartawan, Rabu (10/8). 

Arsul juga menyambut baik sikap tegas Kapolri dan jajaran karena transparan dalam mengungkap kasus yang terjadi. “Langkah Kapolri kami yakini akan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang sempat turun karena kasus ini,” ujarnya.

Selain itu, Arsul menilai langkah Kapolri dan jajaran telah memenuhi harapan publik dan keluarga korban. Sebab, kasus tersebut telah menyita perhatian publik.

Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka, setelah dilakukan gelar perkara pada Selasa pagi (9/8/2022). Ferdy Sambo disangkakan melanggar pasal 340 tentang pembunuhan berencana subsider 338 junto pasal 55-56 KUHP.

Tergantung penyidik

Pakar hukum pidana menilai ketepatan hukuman untuk Irjen Ferdy Sambo bergantung pada penyidik. Serta dua anak buahnya berinisial Brigadir RR dan KM juga bergantung pada penyidik. 

“Tepat atau tidak tepat itu kesimpulan dari tim penyidik. Ada pembunuhan berencana yang insidental, tidak ada pikiran dahulu mau bunuh orang karena spontan,” kata Pakar Hukum Pidana dari Universitas Indonesia (UI) Chudry Sitompul, saat berbincang dengan Pro 3 RRI, Rabu (10/8). 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Tags

Terkini

Komnas HAM Turunkan Tim Pemantauan Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:38 WIB

IPW Minta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Mundur

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:19 WIB
X