• Selasa, 4 Oktober 2022

Sambo dan Tiga Perwira Ditahan, Pengamanan Bareskrim Polri Akan Ditingkatkan

Banjar Chaeruddin
- Minggu, 7 Agustus 2022 | 08:46 WIB

Gedung Bareskrim Polri (dok)

SINAR HARAPAN--Pengamanan Gedung Bareskrim Polri akan dipertebal selama penanganan kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Joshua Hutabarat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan permintaan penebalan pengamanan itu dilakukan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri langsung agar penyidik bisa profesional dan objektif dalam melakukan penyidikan kasus pembunuhan tersebut.

"Jadi kedatangan personel dari Brimob Polri itu adalah untuk mempertebal pengamanan ya," tuturnya dalam konferensi pers di Mabes Polri, Sabtu (6/8).

Dedi mengemukakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan penyidik Bareskrim Polri untuk mengusut tuntas kasus tindak pidana pembunuhan itu secara independen dan profesional. "Jadi ini sudah sesuai dengan perintah Kapolri langsung ya," katanya.

Pimpinan Polri juga telah menahan mantan Kadiv Propan Irjen Pol Ferdy Sambo dan tiga persira lainnya di markas Komando (Mako) Brimob. Sambo dan sejumlah perwira dan tamtama dinilai tidak profesional dalam menangani olah TKP terbunuhnya Brigadir J.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit tampak serius menangani kasus ini dengan membentuk tim khusus, memutasi sejumlah perwira dan mengijinkan autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J. Kini hasil autopsi yang melibatkan sejumlah pakar independen masih ditunggu.

Kasus ini mencoreng wajah Polri karena terjadi di rumah perwira tinggi, dan melibatkan sejumlah anggota. Selain Polri, Komnas HAM juga melakukan penyelidikan independen kasus yang ditengarai mengandung unsur pelanggaran HAM.

 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Komnas HAM Turunkan Tim Pemantauan Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:38 WIB

IPW Minta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Mundur

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:19 WIB
X