• Senin, 8 Agustus 2022

Kapolri Menyatakan 25 Anggota Tidak Profesional Amankan TKP Terbunuhnya Brigadir J

Banjar Chaeruddin
- Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:48 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

SINAR HARAPAN--Fakta baru terungkap dari keterangan Kapolri JenderalPol Listyo Sigit Prabowo mengenai aparatnya yang tidak profesional dalam melakukan penyelidikan perkara kematian Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat (J).

Kapolri menggelar keterangan pers Kamis (4/8) malam mengenai penyelidikan kasus tersebut yang sudah bebrjalan hampir satu bulan.

Ia mengatakan Inspektorat Khusus (Irsus) telah memeriksa 25 polisi atas dugaan tidak profesional dalam menjalankan tugas, khususnya dalam penanganan tempat kejadian perkara (TKP).

"Personel ini kita periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain mengenai ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP, 25 polisi itu diduga menghambat proses penyidikan.

"Dan juga beberapa hal yang kita anggap bahwa itu membuat proses olah TKP dan juga hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan yang tentunya kita ingin bahwa semuanya bisa berjalan dengan baik," tuturnya.

Kapolri tidak membeberkan siapa saja ke-25 polisi tersebut karena pemeriksaan masih terus berjalan. 

Sebelumnya Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigarir J tersebut. Bharada E adalah ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo. Pada Kamis ini Bareskrim juga memeriksa Ferdy Sambo yang kini sudah berstatus non aktif, selama 7 jam.

Terhadap Bharada E polisi mengenakan sangkaan Pasal 338 juncto Pasal 54 dan 56 KUHP. 

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X