• Rabu, 30 November 2022

BNN Bali Sita Hampir 1.000 Gram Kokain dari Tangan Tiga Warga Negara Asing

- Jumat, 29 Juli 2022 | 12:34 WIB
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen I Gde Sugianyar Dwi Putra memberi keterangan kepada wartawan selepas penutupan Festival Paduan Suara Internasional Bali ke-11, di Badung, Bali, Kamis (28/7/2022) malam.(Antara/Genta T Mawangi)
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen I Gde Sugianyar Dwi Putra memberi keterangan kepada wartawan selepas penutupan Festival Paduan Suara Internasional Bali ke-11, di Badung, Bali, Kamis (28/7/2022) malam.(Antara/Genta T Mawangi)

SINAR HARAPAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali membenarkan mereka menyita kokain seberat hampir 1.000 gram dari tiga warga negara asing di daerah wisata di Denpasar dan Badung.

Kepala BNN Bali, Brigjen  I Gde Sugianyar Dwi Putra, saat ditemui di acara penutupan Festival Paduan Suara Internasional Bali ke-11, di Badung, Kamis 28 Juli 2022 malam menyampaikan kokain itu telah digunakan dan didistribusikan ke pengguna dalam bentuk paket bungkusan.

Walaupun demikian, Sugianyar tidak dapat memberi informasi lebih detail karena BNN Bali masih mendalami temuan itu, termasuk memeriksa jaringan dan asal kokain.

Baca Juga: BNN: 117 Desa di Jateng Masuk Kategori Bahaya Narkoba

Walaupun demikian, dugaan sementara kokain yang ditemukan di Bali berasal dari Eropa dan kemungkinan Panama, Amerika Tengah.

“Dari analisis sementara, rata-rata pengguna (kokain) orang asing, karena harganya mahal. Di Bali rata-rata harga sabu-sabu per gram kurang dari Rp2 juta, sementara kokain bisa Rp4 juta sampai dengan Rp5 juta per gram,” katanya.

Oleh karena itu, sejauh ini BNN meyakini pengguna kokain di Bali merupakan kelompok masyarakat mampu mengingat harganya yang cukup mahal.

Baca Juga: Pengakuan BNN, Narapidana Masih Kendalikan Narkoba dari Balik Tahanan

Ia menambahkan tiga WNA yang memiliki dan memakai kokain itu masih ditahan BNN Bali untuk diperiksa lebih lanjut.

Terkait penyitaan itu, Kepala BNN, Komjen Petrus Golose memuji kerja BNN Bali. “Saya terima kasih kepada BNN Bali karena kerjanya itu menyelamatkan pulau tercinta ini,” kata mantan kepala Polda Bali itu, selepas menutup acara festival.

Ia lanjut menyampaikan dia menginstruksikan secara khusus BNN di provinsi dan jajarannya di bidang pemberantasan untuk mengawasi dan menindak tegas peredaran kokain di Indonesia.

Baca Juga: Ingatkan Turis, Kepala BNN Sebut Bali Bukan 'Safe Haven' Narkotika

Kepala BNN beberapa bulan lalu juga telah berkeliling menemui otoritas di negara-negara yang diyakini sebagai pusat produksi kokain dunia di Amerika Latin membentuk kerja sama menindak dan mencegah peredaran narkotika itu.

“Kalau saya lihat memang (peredaran kokain) dari Kolombia turun ke Ekuador terus ke bawah ke Argentina, kemudian ke atas Panama,” ia menambahkan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Polri Gelar Rakor Pengamanan Liga 1 di Mabes Polri

Selasa, 29 November 2022 | 14:03 WIB

ELT Helikopter NBO-105 Polri Ditemukan Tidak Berfungsi

Selasa, 29 November 2022 | 09:57 WIB
X