Polri Dapatkan Rekaman CCTV Sekitar Rumah Dinas Kadiv Propam, Tercecer di Jalan Sekitar TKP

- Kamis, 21 Juli 2022 | 13:29 WIB
Penyidik memeriksa CCTV di rumah dinaa Kadiv Propam Polri di Komplek Polri Duren Tiga No. 46 RT 04/01, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022).(Antara/Luthfia Miranda Putri)
Penyidik memeriksa CCTV di rumah dinaa Kadiv Propam Polri di Komplek Polri Duren Tiga No. 46 RT 04/01, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022).(Antara/Luthfia Miranda Putri)


SINAR HARAPAN - Tim khusus Bareskrim Polri mendapatkan rekaman kamera televisi sirkuit tertutup (CCTV) di sepanjang jalan sekitar tempat kejadian perkara baku tembak antaranggota di rumah dinas kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri di Duren Tiga  Jakarta Selatan.

"(Lokasi) di sepanjang jalan sekitar TKP," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis 21 Juli 2022.

Dedi memastikan bukti rekaman CCTV tersebut kini sedang diperiksa di laboratorium forensik (labfor) guna mengetahui konstruksi kejadian sebenarnya dalam insiden yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Jumat 8 Juli 2022.

Baca Juga: IPW Desak Timsus Periksa Semua Anggota Propam Polri dan Polres Metro Jaksel Terkait Kasus Brigadir J

Selain rekaman CCTV di jalan sekitar TKP, penyidik juga mendapatkan rekaman di lokasi kejadian atau di dalam rumah tersebut.

"Ada, tapi saat ini (CCTV) masih di labfor," tambahnya.

Sebelumnya, Rabu 20 Juli 2022, Polri mengumumkan telah menemukan barang bukti rekaman CCTV di sekitar TKP.

Baca Juga: Komnas HAM Tegaskan Tak Ada Intervensi Pengusutan Kasus Brigadir J

Dalam penyelidikan awal, rekaman CCTV di lokasi kejadian sempat dinyatakan tidak ditemukan dengan alasan rusak dan mati.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Brigjen Andi Rian Djajadi menyebutkan beberapa bukti baru berupa rekaman CCTV itu sedang diproses di labfor untuk dilihat rekaman gambar yang tersimpan di dalamnya.

Rekaman CCTV yang diperoleh dari beberapa sumber itu memerlukan sinkronisasi dan kalibrasi waktu untuk melihat konstruksi peristiwa yang terekam di dalamnya.

tembakBaca Juga: Kasus Baku Tembak Polisi, Komnas HAM Berharap Bisa Bertemu Istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo

"Kadang-kadang, ada tiga CCTV di sana, di satu titik yang sama tapi waktunya bisa berbeda-beda. Nah, tentunya ini harus melalui proses yang dijamin legalitasnya. Jadi bukan berdasarkan apa maunya penyidik, tapi berdasarkan data dan meta data daripada CCTV itu sendiri," Andi menjelaskan.

Tim kuasa hukum keluarga Brigadir J mengatakan saat acara gelar perkara, pihaknya tidak diberitahukan soal temuan bukti CCTV tersebut.

Pihak keluarga Brigadir J optimistis kasus dugaan pembunuhan berencana tersebut dapat semakin terang dengan kemajuan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan jajaran Polri.

Baca Juga: Komnas HAM Kumpulkan Keterangan dari Keluarga Brigadir J Terkait Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam

"Kalau sudah ditemukan, kami sebut Puji Tuhan; tetapi biasanya kan kalau sudah ditemukan akan diperlihatkan kepada kami dan nanti ditanyakan," kata Koordinator Tim Kuasa Hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak.

Dihubungi secara terpisah, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menekankan penyelidikan kasus tersebut dilakukan dengan dukungan scientific crime investigation sehingga hasilnya akan valid.

"Kami berharap publik bersabar karena tim khusus sedang bekerja. Jika pemeriksaan terhadap CCTV tersebut sudah selesai, pasti hasilnya akan disampaikan kepada publik. Kompolnas akan memastikan Tim Khusus bekerja secara profesional, transparan dan akuntabel," ujar Poengky.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Eliezer: Saya Diperalat, Dibohongi dan Disia-siakan

Rabu, 25 Januari 2023 | 22:13 WIB
X