• Minggu, 2 Oktober 2022

Polres Metro Jakarta Selatan Sidik Barang Bukti Terkait Penembakan di Rumah Kadiv Propam

- Selasa, 12 Juli 2022 | 12:30 WIB
Rumah salah satu pejabat Mabes Polri yang terlihat sepi di Duren Sawit, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2022).(Antara/Luthfia Miranda Putri)
Rumah salah satu pejabat Mabes Polri yang terlihat sepi di Duren Sawit, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2022).(Antara/Luthfia Miranda Putri)


SINAR HARAPAN - Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan penyidikan atau pengumpulan barang bukti terkait penembakan anggota Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Brigadir J yang dilakukan Bharada E di rumah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri kawasan Duren Tiga pada Jumat 8 Juli 2022 sore.

"Kami kemarin sudah membuat surat pengantar pemeriksaan barang bukti ke laboratorium forensik dan rencana hari ini akan kami antar kesana," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto saat dihubungi, Jakarta, Selasa 12 Juli 2022.

Budhi mengatakan akan mengantarkan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) ke laboratorium forensik.

Baca Juga: Kasus Polisi Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam, Kompolnas: Korban Kekerasan Seksual Harus Dilindungi

Adapun pihaknya sudah membuat laporan polisi (LP) sejak Jumat 8 Juli 2022 malam setelah kejadian berlangsung dan mengamankan Bharada E.

Selain itu, Budhi menjelaskan kalau Bharada E menembak sebanyak lima kali namun terdapat tujuh luka tembakan.

Dijelaskan kalau ada dua peluru yang menembus sampai dua kali dari jari tembus dada dan lengan kiri tembus mulut.

Baca Juga: IPW Minta Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Tembak Menembak Sesama Polri

"Iya, karena diduga ada dua peluru yg sampai dua kali mengenai Brigadir J yakni di jari tembus ke dada dan di lengan kiri tembus ke mulut," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri Jakarta, Senin 11 Juli 2022 malam mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi diperoleh keterangan Bharada E melakukan penembakan sebanyak lima kali, sedangkan Brigadir J melakukan penembakan sebanyak tujuh kali.

Namun terdapat tujuh luka tembak di tubuh Brigadir J, termasuk luka sayatan. Menurut Ramadhan, dari lima tembakan tersebut, terdapat tembakan yang mengenai dua bagian tubuh Brigadir J, sedangkan sayatan berasal dari sepihan proyektil peluru yang mengenai tubuhnya.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IPW Minta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Mundur

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:19 WIB

Kadivhumas Polri: Tim Bekerja Usut Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:14 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani Surat Pemecatan Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 14:20 WIB
X