• Rabu, 10 Agustus 2022

Terus Dalami Kasus CPO, Kejaksaan Agung Periksa Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Berinisial BS

- Senin, 4 Juli 2022 | 15:40 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, menyampaikan konferensi pers di Gedung Kejaksaan, Jakarta.(Antara/HO-Puspenkum Kejaksaan Agung)
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, menyampaikan konferensi pers di Gedung Kejaksaan, Jakarta.(Antara/HO-Puspenkum Kejaksaan Agung)


SINAR HARAPAN  - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial berinisial BS sebagai saksi perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya periode 2021-2022.

"BS selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor 'crude palm oil' (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana di Jakarta, Senin 4 Juni 2022.

BS merujuk pada keterangan Beni Sujanto. Ia dimintai keterangan bersama sejumlah saksi lainnya yang turut diperiksa hari ini, yakni Ringgo selaku PNS Kementerian Perdagangan RI.

Baca Juga: Istri Dirjen Daglu Diperiksa Kejaksaan Agung Terkait Korupsi Fasilitas Ekspor CPO

Kemudian, Musdalifah Machmud selaku Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Fadhlan Organon Hoegan selaku PNS Kementerian Perdagangan RI dan Hari Kristijo selaku Pj. Kepala Biro Perekonomian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara tersebut," kata Ketut.

Dalam perkara ini, Penyidik Jampidsus telah meminta keterangan mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pada Rabu 22 Juni 2022. Pemeriksaan Lutfi sebagai saksi untuk tersangka Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana dan Lin Che Wei.

Baca Juga: Lin Che Wei Diduga Menerima Uang Dari Perusahaan Penerima PE CPO

Penyidik telah melimpahkan tahap pertama berkas perkara terhadap lima tersangka pada hari Rabu 15 Juni 2022. Kelima tersangka dalam perkara ini terdiri atas satu orang dari unsur pemerintahan dan empat orang lainnya dari pihak swasta.

Kelima tersangka, yakni Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan.

Empat orang lainnya dari pihak swasta, yakni Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group Stanley MA.

Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group Stanley MA.

Berikutnya, Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas dan pendiri dan penasihat kebijakan/analisa PT Independent Research and Advisodry Indonesia Lin Che Wei.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Brimob Datangi Rumah Pribadi Irjen Ferdy Sambo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:41 WIB

KPK Pastikan Surya Darmadi Tidak Ada di Indonesia

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:26 WIB

LPSK Tinggalkan Rumah Pribadi Irjen Ferdy Sambo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 15:11 WIB

LPSK Tiba di Rumah Pribadi Irjen Ferdy Sambo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:23 WIB
X