• Jumat, 19 Agustus 2022

Jaksa Agung Siang Ini Umumkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Pesawat Garuda

Banjar Chaeruddin
- Senin, 27 Juni 2022 | 10:04 WIB
Ilustrasi pesawat Garuda (Dok)
Ilustrasi pesawat Garuda (Dok)

SINARHARAPAN--Jaksa Agung ST Burhanuddin menurut rencana hari ini, Senin (27/6) akan mengumumkan tersangka baru dugaan korupsi pembelian pesawat oleh Garuda Indonesia pada 2011-2021.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan pengumuman nama tersangka dugaan korupsi pembelian pesawat oleh akan diumumkan langsung Jaksa Agung. "Sekitar pukul 12.30 WIB," kata Kapuspenkum.

Ketut menjelaskan pengumuan tersangka ini akan dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh. "Konferensi pers bersama dilakukan di Gedung Kartika Kejaksaan Agung," ujar Kapuspenkum.

Dia menambahkan selain nama tersangka kasus korupsi Garuda Indonesia, Jaksa Agung juga akan menyampaikan perkembangan kasus lain yang sedang ditangani penyidik Kejaksaan Agung

"Misalnya peningkatan status perkara impor garam dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan," kata Kapuspenkum.

Sementara Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Supardi, saat dikonfirmasi wartawan terkait tersangka baru yang bakal ditetapkan, hanya menjawab singkat. “Rahasia,” ucapnya.

Tersangka baru tersebut terkait perkara suap menyuap dalam pengadaan dan sewa 64 unit pesawat CRJ 1000 dan ATR 72-600. Jaksa Agung Burhanuddin pernah mengatakan, kasus tersebut terkait dengan mark-up dalam pengadaan dan sewa kapal tersangka CRJ 1000 dan ATR 72-600 sepanjang periode 2011-2021.

Tim penyidik Jampidsus sudah menetapkan tiga tersangka. Dua tersangka ditetapkan pada awal Februari 2022 lalu, yaitu Agus Wahyudo (AW) yang ditetapkan tersangka selaku Eksecutive Project Manager Aircraft Delivery PT GIAA 2009-2014, dan Setijo Awibowo (SA), yang ditersangkakan terkait perannya selaku Vice President Strategic Management Office PT GIAA 2011-2012. Pada Maret 2022, penyidik menetapkan Albert Burhan (AB), selaku Vice President Treasury Management PT GIAA 2005-2012 sebagai tersangka.

Ketiga orang tersebut sudah dalam penahanan Kejakgung sejak berstatus tersangka. Pekan lalu, Selasa (21/6/2022), berkas penyidikan perkara tiga tersangka tersebut, sudah dinyatakan lengkap, dan dalam penyusunan dakwaaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan.

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X