• Rabu, 29 Juni 2022

Penyidik Kejagung Sita Dokumen Dari Tangan M Lutfi

Banjar Chaeruddin
- Rabu, 22 Juni 2022 | 23:33 WIB
Mantan Mendag M Lutfi di Kejaksaan Agung (Foto: Antara)
Mantan Mendag M Lutfi di Kejaksaan Agung (Foto: Antara)

SINARHARAPAN--Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen terkait kebijakan minyak goreng dari tangan mantan Mendag M Lutfi yang diperiksa hingga Rabu (22/6) malam.

Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Supardi mengatakan mengajukan sebanyak 15 pertanyaan dan menyita dokumen dari tangan Lutfi.

Dokumen yang disita terkait dengan kasus mafia minyak goreng yang saat ini tengah disidik penyidik Gedung Bundar. "Dia sampaikan, ada dokumen yang disita," ujarnya, seperti dikutip Bisnis.com.

Lutfi diperiksa oleh tim penyidik Kejagung mulai pukul 09.10 WIB dan akhirnya selesai diperiksa pada pukul 21.12 WIB. Namun tim penyidik belum menetapkan Muhammad Lutfi sebagai tersangka.

Supardi mengatakan mantan Lutfi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana ​​​​​​ dan Lin Che Wei.

"Mantan Menteri Perdagangan diperiksa sebagai saksi terkait apa yang dia ketahui, apa dia dengar, dia alami untuk pembuktian terhadap lima tersangka, tapi kalau yang relevan untuk tersangka Indrasari Wisnu Wardhana dan Lin Che Wei," kata Supardi.

Pihaknya menggali keterangan terkait latar belakang dan implementasi berbagai peraturan yang terbit dari Kementerian Perdagangan seperti aturan harga eceran tertinggi (HET), ketentuan ekspor, ketentuan DMO dan lain beberapa ketentuan yang menyangkut terbitnya persetujuan ekspor (PE).

"Juga ditanya terkait dengan pengetahuan yang dialami, didengar oleh saksi terkait para tersangka tadi, juga dikonfrontir dengan berbagai bukti-bukti yang telah disita sebelumnya. Kan ada beberapa bukti sebelumnya," ujar Supardi.

Dalam pemeriksaan tersebut, Supardi juga mengatakan pihaknya belum menemukan fakta terkait suap yang diduga diterima Lutfi dari para pengusaha sawit. "Jadi sampai saat ini kami belum bisa menemukan fakta itu (suap)," kata Supardi.

Sementara itu, terkait keberadaan Lin Che Wei di Kementerian Perdagangan siapa yang membawanya, Supardi enggan menjawab dengan alasan sudah masuk materi pemeriksaan.

Lutfi akhirnya keluar dari ruang penyidikan di Gedung Bundar Kejagung, Rabu malam namun tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan. "Soal materi silakan tanyakan kepada penyidik," ujarnya.

Pemeriksaan terhadap Lutfi merupakan kelanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi mafia minyak goreng yang menjerat pejabat Kementerian Perdagangan. Pihak Kejaksaan telah menetapkan lima orang tersangka terkait perkara korupsi mafia minyak goreng.

Mereka adalah Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group Stanley MA, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Parulian Tumanggor, General Manager PT Musim Mas Togar Sitanggang dan Penasihat Kebijakan Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) Lin Che Wei alias Weibinanto Halimdjati.


 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Polda Jabar Bekuk Lima Pengoplos Elpiji Subsidi

Selasa, 28 Juni 2022 | 18:05 WIB

12 Outlet Holywings di Jakarta Dicabut Ijinnya

Senin, 27 Juni 2022 | 18:53 WIB

KPK Periksa Adik Bupati Muna Sebagai Tersangka

Senin, 27 Juni 2022 | 13:40 WIB

LPSK Dorong Norma Penyiksaan Masuk ke RKUHP

Senin, 27 Juni 2022 | 13:15 WIB

KPK Mulai Penyidikan Terhadap Mardani H Maming

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:35 WIB
X