• Senin, 4 Juli 2022

Interpol Polri Kawal Proses Deportasi Buronan Jepang

- Rabu, 22 Juni 2022 | 11:09 WIB
Interpol Polri mengawal proses deportasi warga negara Jepang Matsuhiro Taniguchi ke negara asalnya, Rabu (22/6/2022).(Antara/HO-Divisi Humas Polri)
Interpol Polri mengawal proses deportasi warga negara Jepang Matsuhiro Taniguchi ke negara asalnya, Rabu (22/6/2022).(Antara/HO-Divisi Humas Polri)


SINAR HARAPAN - Interpol Polri mengawal proses pendeportasian Mitsuhiro Taniguchi, buronan kasus penipuan bantuan sosial Covid-19 di Jepang, kembali ke negaranya untuk menjalani proses hukum.

"NCB Interpol Indonesia bekerja sama dengan Imigrasi pagi ini telah melakukan deportasi buronan warga negara Jepang Mitsuhiro Taniguchi kepada pihak polisi Jepang yang menjemput langsung dan akan mengawal subjek sampai ke negaranya," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, di Jakarta, Rabu 22 Juni 2022.

Menurut dia, pengawalan proses deportasi ini dilakukan karena Polri memiliki kerja sama "Police to Police" dengan kepolisian Jepang dalam proses penangkapan Mitsuhiro Taniguchi di Indonesia.

Baca Juga: Pagi Ini Imigrasi Deportasi WNA Terkait Penipuan Bansos di Jepang

"Karena status warga negara Jepang yang dideportasi ini pelaku kejahatan di Jepang jadi harus ada kerja sama police to police," ujar Dedi.

Sebelumnya, Polri proaktif melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Jepang dan Imigrasi terkait keberadaan dugaan buronan Mitsuhiro Taniguchi (47) di Indonesia.

Pada Selasa 7 Juni 2022 lalu, Mutsuhiro Taniguchi terdeteksi berada di Lampung, penangkapan terhadap buronan Kepolisian Tokyo itu langsung dilakukan pihak Imigrasi bersama Polda Lampung.

Baca Juga: Mitsuhiro Taniguchi Buronan Polisi Jepang Ditangkap di Lampung

Polisi Jepang mengusut kasus dugaan penipuan dana subsidi bagi usaha kecil yang mengalami dampak pandemi Covid-19. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rie Taniguchi (45) mantan istri Mitsuhiro, dan dua anaknya, yakni Daiki (22) serta putra keduanya berusia 21 yang namanya belum disebutkan.

Para tersangka diduga diminta oleh Mitsuhiro mengajukan pengembalian pajak atas nama orang yang telah terdaftar di kantor pajak atau memalsukan permohonan.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X