• Sabtu, 13 Agustus 2022

Mahfud Apresiasi Langkah Kapolri Revisi Keputusan Pengangkatan Brotoseno

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 09:19 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md dalam dialog antara Menko Polhukam dan masyarakat Indonesia di Den Haag, Belanda, Jumat (10/6/2022).(Antara/HO-Kemenko Polhukam)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md dalam dialog antara Menko Polhukam dan masyarakat Indonesia di Den Haag, Belanda, Jumat (10/6/2022).(Antara/HO-Kemenko Polhukam)


SINAR HARAPAN - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengapresiasi sejumlah langkah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam merespons polemik kasus Ajun Komisaris Besar Raden Brotoseno yang menjadi perhatian publik.

"Polri merespons dan berkoordinasi dengan saya sebagai Ketua Kompolnas, yang pada akhirnya menghasilkan keputusan Kapolri yang bagus. Pertama, akan merevisi kembali putusan tentang pengangkatan Brotoseno," kata Mahfud berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu 11 Juni 2022.

Kedua, lanjutnya, mengubah peraturan Polri dan membuat peraturan Kapolri. Saya katakan itu bagus, itu responsif. Saya sebagai Menko Polhukam dan Ketua Kompolnas sangat mengapresiasi.

Baca Juga: Soal Polemik Raden Brotoseno, Kapolri Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Apresiasi tersebut dia sampaikan saat menjawab pertanyaan seorang mahasiswi asal Indonesia dalam dialog antara Menko Polhukam dan masyarakat Indonesia di Den Haag, Belanda, Jumat 10 Juni 2022.

Menurut Mahfud, langkah yang diambil oleh Sigit sudah sejalan dengan hasil rapat Menko Polhukam sebagai Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dengan pimpinan Polri pada 3 Juni 2022 di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.

"Ketika itu, disepakati bahwa Polri akan melakukan revisi aturan," ujarnya.

Baca Juga: Mantan Koruptor Raden Brotoseno Jadi Staf di Divisi TIK Polri

Pada Rabu 8 Juni 2022, usai mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Sigit mengatakan Polri menindaklanjuti polemik mantan narapidana korupsi Ajun Komisaris Besar Raden Brotoseno yang kembali aktif bertugas di Polri dengan merevisi dua perkap.

Di antaranya, Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Perkap Nomor 19 Tahun 2012 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Komisi Etik Polri.

Ia menyampaikan pula keputusan merevisi dua perkap tersebut diperoleh setelah Polri melaksanakan rapat dengan Kompolnas dan Menko Polhukam Mahfud Md.

Bahkan, tambah dia, Polri meminta pendapat sejumlah ahli pidana untuk menemukan solusi terbaik terkait dengan polemik tersebut.

Menurut Sigit, dalam dua perkap tersebut tidak diatur upaya atau mekanisme untuk dilakukan peninjauan kembali terhadap hasil putusan sidang etik yang dianggap telah mencederai rasa keadilan masyarakat, khususnya mengenai tindak pidana korupsi.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komnas HAM Datangi Mako Brimob Kelapa Dua Depok

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:43 WIB

KPK Turut Amankan Uang dari OTT Bupati Pemalang Cs

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:41 WIB
X