• Sabtu, 1 Oktober 2022

KPK Dalami Audit Kerja Sama Pengolahan Anoda Logam Antam-Loco Montrado

- Selasa, 7 Juni 2022 | 12:34 WIB
Gedung KPK di Jakarta.(dok/ist)
Gedung KPK di Jakarta.(dok/ist)


SINAR HARAPAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi saksi Senior Vice President Internal Audit PT Aneka Tambang (Antam) Tbk Hardianto Tumpak Manurung soal proses audit internal kerja sama pengolahan anoda logam.

KPK memeriksa Hardianto di Gedung KPK, Jakarta, Senin 6 Juni 2022 sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait kerja sama pengolahan anoda logam (dore kadar emas rendah) antara PT Antam dengan PT Loco Montrado Tahun 2017.

"Dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses audit internal terkait kerja sama pengolahan anoda logam (dore kadar emas rendah) antara PT AT Tbk (Aneka Tambang) dengan PT LM (Loco Montrado) Tahun 2017," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Selasa 7 Juni 2022.

Baca Juga: KPK Panggil Petinggi PT Antam dalam Kasus Pengolahan Anoda Logam

Dalam penyidikan kasus itu, KPK pada Selasa ini juga memanggil seorang saksi, yakni Robby Tejamukti selaku Legal PT Antam.

KPK saat ini belum dapat menginformasikan secara menyeluruh konstruksi perkara dan siapa saja pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Pimpinan KPK saat ini menetapkan kebijakan bahwa publikasi konstruksi perkara dan penetapan tersangka akan dilakukan saat telah dilakukan upaya paksa, baik penangkapan maupun penahanan, terhadap para tersangka.

Baca Juga: KPK Dalami Pengiriman Bahan Baku Emas Antam ke Loco Montrado

Tim penyidik hingga kini masih terus melengkapi dan mengumpulkan alat bukti dalam penyidikan kasus tersebut, di antaranya memeriksa sejumlah saksi serta upaya paksa penggeledahan dan penyitaan berbagai barang bukti di beberapa lokasi, seperti di Jakarta, Banten, dan Kalimantan Barat.

Barang bukti yang telah disita tersebut antara lain berupa dokumen yang terkait dengan kasus tersebut.

Meskipun KPK belum mengumumkan tersangka, Direktur PT Loco Montrado Siman Bahar alias Bong Kin Phin sempat mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas sah atau tidaknya penetapan tersangka oleh KPK.

Dalam putusan yang dibacakan pada 27 Oktober 2021, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Siman Bahar.

Atas hasil praperadilan itu, KPK memastikan tetap akan mengusut kasus tersebut.***

Editor: Norman Meoko

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Presiden Jokowi Tandatangani Surat Pemecatan Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 14:20 WIB

MK Tolak Gugatan PKS Mengenai Presidential Threshold 20%

Kamis, 29 September 2022 | 17:01 WIB

KPK Segera Panggil Kembali Lukas Enembe

Kamis, 29 September 2022 | 14:21 WIB
X