• Senin, 8 Agustus 2022

Polisi Tetapkan Enam Tersangka Pengeroyokan Ade Armando

- Selasa, 12 April 2022 | 16:54 WIB
Pegiat media sosial yang juga Dosen FISIP UI Ade Armando (tengah) dievakuasi petugas kepolisian seusai dipukuli demonstran pada aksi unjuk rasa di depan kompleks Parlemen di Jakarta, Senin (11/4/2022). (Antara/Galih Pradipta)
Pegiat media sosial yang juga Dosen FISIP UI Ade Armando (tengah) dievakuasi petugas kepolisian seusai dipukuli demonstran pada aksi unjuk rasa di depan kompleks Parlemen di Jakarta, Senin (11/4/2022). (Antara/Galih Pradipta)


SINAR HARAPAN - Polda Metro Jaya menetapkan enam orang tersangka pengeroyokan pegiat media sosial Ade Armando.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa 12 April 2022.

"Saat ini Polda Metro Jaya telah identifikasi terhadap pelaku pemukulan dan pengeroyokan terhadap Ade Armando telah ada enam orang kita identifikasi sebagai pelaku," katanya.

Dia menyebutkan, enam tersangka pelaku ini antara lain MB, AP, AM, AL, DUH, serta K. Dari enam orang itu, baru dua tersangka yang ditangkap.

Ade Armando dipukuli hingga babak belur oleh sekelompok orang di depan Gedung MPR/DPR saat mahasiswa menggelar aksi menolak penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden pada Senin 11 April 2022.

Beruntung polisi berhasil menyelamatkan nyawa Ade Armando setelah menembakkan gas air mata. Ade Armando langsung digiring puluhan polisi masuk ke Gedung DPR Senayan Jakarta. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam.

Dosen Universitas Indonesia (UI) itu mendapat perawatan intensif. Muka Ade lebam, bagian kepalanya pun harus dijahit. Ia disebut mengalami pendarahan di otak.***

Editor: Norman Meoko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Turut Geledah Plaza Summarecon Bekasi

Senin, 8 Agustus 2022 | 14:42 WIB

KPK Panggil Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisutta

Senin, 8 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Komnas HAM Agendakan Pemeriksaan Ulang Bharada E

Senin, 8 Agustus 2022 | 12:07 WIB
X