• Selasa, 24 Mei 2022

Kapolri Tidak Ragu Pecat 500 Polisi Rusak

- Senin, 24 Januari 2022 | 15:28 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak ragu memecat ratusan anggota Polri yang merusak institusi Polri dari dalam. Kapolri akan memecat ratusan anggota menyimpang demi menyelamatkan ratusan ribu anggota lainnya yang tulus bekerja.

Kapolri Jenderal Sigit awalnya menjelaskan hasil survei Indikator Politik Indonesia, di mana angka kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebesar 74% yang merupakan lembaga negara ketiga paling dipercaya. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan survei pada November 2021 sebesar 80,2% yang merupakan angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.

"Penurunan ini dipicu oleh serangkaian pelanggaran personel dan pelayanan yang tidak professional. Tentunya berbagai fenomena ini harus kami perbaiki dengan progres yang kongkrit," kata Jenderal Sigit dalam rapat kerja Komisi III DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022).

"Untuk melakukan perbaikan dan bentuk komitmen kami berbenah, kami tegaskan sekali lagi bahwa Polri tidak ragu untuk memecat 30, 50, 500 anggota Polri yang merusak institusi dari dalam untuk menyelamatkan 400.000 lebih anggota Polri yang telah berbuat baik," ia menegaskan.

Sejumlah survei, kata Jenderal Sigit, menunjukkan bahwa kinerja Polri selama setahun masih mendapatkan apresiasi serta penilaian positif dari masyarakat. Namun, Jenderal Sigit tidak berpuas diri, karena masih banyak tantangan tugas ke depan yang harus diselesaikan.

"Sebagai organisasi modern yang responsif dan antisipatif, Polri berkomitmen untuk keluar dari zona nyaman untuk terus berubah dan melakukan perbaikan," ucapnya seperti dilansir Detik.com.

Akhir tahun lalu, Polri pun mengadakan refleksi dengan mengundang sejumlah tokoh. Acara tersebut untuk menyerapkan masukan dari kalangan masyarakat.

"Pada akhir tahun 2021, Polri melakukan refleksi akhir tahun dan mengumpulkan tokoh-tokoh, akademisi, dan media untuk menyerap masukan dan koreksi dalam rangka perbaikan di tahun berikutnya," ia menambahkan.(*)

Editor: editor2

Tags

Terkini

X