• Minggu, 2 Oktober 2022

Bantu Rachel Vennya Kabur Karantina, 2 Anggota TNI Ditahan

- Selasa, 21 Desember 2021 | 07:32 WIB
Selebgram Rachel Vennya telah divonis bersalah kabur karantina kesehatan oleh Pengadilan Negeri Tangerang.
Selebgram Rachel Vennya telah divonis bersalah kabur karantina kesehatan oleh Pengadilan Negeri Tangerang.

JAKARTA - Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) menahan RF dan IG, dua anggota TNI yang diduga terlibat perkara pelanggaran kekarantinaan kesehatan yang menimpa selebgram Rachel Vennya.

RF sudah ditahan di rumah tahanan militer Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Sementara GF dalam waktu dekat akan menyusul menunggu surat penyerahan perkara dari Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum).

Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menerangkan penahanan terhadap RF dan IG dilakukan Pomau Koopsau I sebagai penyidik."Pomau sudah melakukan pemeriksaan pendalaman oknum prajurit FS dan IG yang diduga turut terlibat dalam perkara RV. Hal ini untuk membantu pihak kepolisian dalam proses hukum RV," ujarnya di dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (21/12/2021).

Indan mengatakan penahanan dua personel TNI AU itu dalam rangka proses penyidikan menyusul ditetapkannya Rachel Vennya sebagai tersangka oleh penyidik polisi beberapa waktu lalu.

Indan menegaskan penahanan terhadap kedua saksi perkara selebgram RV, sebagai bentuk keseriusan TNI AU dalam menangani setiap permasalahan hukum prajuritnya.

Terkait sanksi terhadap kedua oknum prajurit TNI AU tersebut, Indan memastikan permasalahan akan diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sebagai informasi, Rachel Vennya kini telah divonis bersalah dalam kasus kabur dari karantina kesehatan oleh Pengadilan Negeri Tangerang dengan hukuman bui, tapi tak dikurung selama masa percobaan. Ia menjalani sidang vonis pada 10 Desember lalu bersama kekasihnya dan manajer yang juga jadi terdakwa: Salim Nauderer dan Maulida Khairunnia.

"Dijatuhi pidana masing-masing selama 4 bulan dengan ketentuan hukuman tersebut tidak perlu dijalani, kecuali apabila di kemudian hari dengan putusan hakim diberikan perintah lain atas alasan terpidana sebelum waktu percobaan selama 8 bulan berakhir telah bersalah melakukan suatu tindakan pidana, dan denda masing-masing-masing denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan," ujar hakim.(*)

 

Halaman:

Editor: editor2

Tags

Terkini

IPW Minta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Mundur

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:19 WIB

Kadivhumas Polri: Tim Bekerja Usut Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:14 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani Surat Pemecatan Ferdy Sambo

Jumat, 30 September 2022 | 14:20 WIB
X