• Sabtu, 3 Desember 2022

Densus 88: Teroris Makassar Rencanakan Bom Bunuh Diri

- Kamis, 7 Januari 2021 | 16:54 WIB
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Merdisyam (kanan), memperlihatkan tiga pucuk senjata laras panjang jenis PCP saat jumpa pers di Mapolda Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (7/1/2021).
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Merdisyam (kanan), memperlihatkan tiga pucuk senjata laras panjang jenis PCP saat jumpa pers di Mapolda Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (7/1/2021).

MAKASSAR - Analis Utama Intelijen Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian Indonesia, Brigjen Ibnu Suhendra mengatakan, dua terduga teroris yang tewas tertembak MR (45) dan SA (22) itu sudah merencanakan aksi bom bunuh dirinya dalam waktu dekat ini.

"Keduanya itu sudah meniatkan dan merencanakan bom bunuh dirinya. Mengenai di mana dan kapan waktunya. Itu kami belum dapat," katanya di Makassar, Kamis (7/1/2021).

Ia mengatakan, kedua terduga teroris ini sudah melakukan persiapan panjang untuk menyukseskan niatnya itu, salah satunya berlatih secara rutin menembak di hutan dan naik gunung (i'dad).

Bukan cuma itu, sarana pendukung untuk memuluskan niatnya itu juga sudah disiapkan, berupa beberapa pucuk senapan angin laras panjang jenis PCP, target sasaran tembak, korek kayu, dan peralatan lain."Kami bergerak cepat. Mereka semua ini sudah melakukan persiapan panjang. Mereka rutin naik gunung dan latihan menembak," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramdhan, menambahkan, MR dan SA pernah menyatakan baiat kepada khilafah atau ISIS pada 2015.

Hal itu dilakukan bersama pengikut lain JAD di Ponpes Arridho. Pimpinan Ponpes Arridho, Ustaz Basri, telah meninggal dunia di Pulau Nusa Kambangan. Mertua dan menantu ini bersama keluarganya juga sempat hendak bergabung dengan ISIS di Suriah pada 2016. Namun upaya itu digagalkan polisi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

MR dan SA bersama pengikut lain JAD juga rutin menggelar pengajian negara khilafah di rumahnya, di Villa Mutiara dan Yayasan Arridho. Polisi juga mengungkap keduanya pernah berperan terkait aksi terorisme maupun terhadap pelaku tindak pidana terorisme.(*)

 

Editor: editor2

Tags

Terkini

X