Tarif LRT Jabodebek Bisa Kurang dari Rp 12 Ribu

Senin , 11 November 2019 | 13:37
Tarif LRT Jabodebek Bisa Kurang dari Rp 12 Ribu
Sumber Foto : Istimewa
LRT Jabodebek

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut tarif Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek bisa kurang dari Rp 12.000 per perjalanan, karena nantinya pemerintah akan melakukan justifikasi menjelang operasional.

"Tarif sementara hitungannya adalah Rp 12.000. Tapi, tentu nanti kita akan melakukan justifikasi pada saat menjelang operasional," kata Budi ditemui dalam seremoni pengecoran jembatan lengkung bentang panjang LRT Jabodebek di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Menurut Budi, justifikasi tarif dilakukan dengan sejumlah pertimbangan, termasuk asumsi jumlah penumpang, biaya tertentu yang dikeluarkan hingga pendapatan besar yang bisa ditekan.

"Nanti, kita lihat justifikasi pada akhir-akhir (menjelang) operasional," katanya.

Sebelumnya, Budi mengemukakan bahwa perkiraan tarif LRTJabodebek sebesar Rp 12.000 untuk setiap perjalanan. Besaran tersebut telah disubsidi pemerintah lebih dari separuh harga komersial sebesar Rp 25.000.

Ia pun mengaku tarif tersebut diperkirakan mengalami perubahan ke depan.

LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi penuh pada Juni 2021.

Progres pembangunan LRT Jabodebek tahap satu secara keseluruhan telah mencapai 67,3 persen dengan rincian lintas Cawang-Dukuh Atas 53,8 persen, Cawang-Bekasi Timur 60,5 persen, dan Cawang-Cibubur 86,2 persen. (E-3/ant)

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load