Hingga Awal Oktober, 2,2 Juta Ton Garam Impor Masuk Indonesia

Selasa , 05 November 2019 | 18:08
Hingga Awal Oktober, 2,2 Juta Ton Garam Impor Masuk Indonesia
Sumber Foto: SH/Satryo Yudhantoko
Direktur Jenderal Perdagangan Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat besaran nilai impor garam per awal Oktober 2019 ini mencapai 2,2 juta ton. Jumlah tersebut merupakan bagian dari kuota impor garam tahun ini yang mencapai 2,7 juta ton.

"2.216 juta ton per Oktober," terang Direktur Jenderal Perdagangan Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana usai melakukan rapat koordinasi di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Dr. Wahidin, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).

Lebih lanjut Indrasari menyatakan, realisasi kuota impor tahun ini tidak akan mengalami pertambahan. Pasalnya, realisasi total kuota impor yang 2,7 juta ton saja belum tentu terpenuhi seluruhnya.

"Tergantung industrinya, mau direalisasikan semua apa tidak kan," tegasnya.

Di kesempatan yang berbeda, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengakui kalau pihaknya tidak melihat urgensivitas impor garam. "Pada akhirnya impor itu suatu keterpaksaan. Bukan suatu keharusan. Kalau dalam negeri ada tentunya tidak akan serapan. Kalau ada dalam produksi dalam negri kita," dia mengungkapkan.

Edhy mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian Untuk meningkatkan produksi garam dalam negeri.

"Misal garam klor alkaliplan itu kita belum ada. Atau di NTT yang ada 6, yang rencananya 400 hektar ini yang akan terus kita dorong. Kalau ini sudah produksi harusnya garam-garam kita, dalam negeri kita bisa. Ada semangat tadi impor itu dilakukan kalau terpaksa," dia menambahkan. (Ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load