Airlangga: Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Rabu , 23 Oktober 2019 | 19:38
Airlangga: Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja Jadi Prioritas
Sumber Foto: SH/Satryo Yudhantoko
Airlangga Hartarto

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa proses Omnibus Law terkait perizinan investasi yang telah disusun oleh Darmin Nasution akan tetap dilanjutkan di era Kabinet Indonesia Maju.

Bahkan Airlangga menyebut bahwa proses Omnibus Law tersebut menjadi salah satu prioritas, di mana nantinya akan menghasilkan Undang Undang Cipta Lapangan Kerja.

"Pak Presiden sampaikan karena ini kelanjutan pemerintah sebelumnya, kita akan lanjutkan program. Yang jadi prioritas itu antara lain UU Cipta Lapangan Kerja yang merupakan Omnibus law. Konten Omnibus law dibahas dan jadi prioritas," kata Airlangga usai serah terima jabatan (Sertijab) Menko Perekonomian dengan Darmin Nasution, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Dr. Wahidin, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

Airlangga mengaku akan mengkaji lebih dalam lagi terkait penyusunan RUU tersebut. "Terkait Omnibus Law, cipta kerja itu, itu akan kita lihat. Kan ada tahapan dan UU sektor, jadi kita akan lebih detail," ungkapnya.

Omnibus Law sendiri merupakan suatu rancangan undang-undang (bill) yang mencakup lebih dari satu aspek yang digabung menjadi satu undang-undang.

Melalui Omnibus Law, pemerintah tengah merampingkan sebanyak 72 Undang-Undang (UU) yang dinilai menghambat investasi dan penciptaan lapangan kerja. (Ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load