Bappenas Sebut Lahan Ibu Kota Baru Aman dari Karhutla

Senin , 23 September 2019 | 17:47
Bappenas Sebut Lahan Ibu Kota Baru Aman dari Karhutla
Sumber Foto : SH/Satryo Yudhantoko
Bambang Brodjonegoro

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro membantah kalau calon ibu kota baru Indonesia terkena dampak kebakaran hutan dan atau lahan (Karhutla) gambut. 

Bambang menerangkan bahwa lahan di lokasi pembangunan ibu kota baru, yakni di sebagian wilayah Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kertanegara Kalimantan Timur, aman dari ancaman karhutla.

"Karena Paser (Penajam paser) tanahnya itu tidak mengandung batu bara dan tidak mengandung gambut. Jadi potensi kebakaran hutannya kecil sekali," terang Bambang saat ditemui di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).

Lebih lanjut, Bambang mengatakan kalau kepungan asap yang terlihat di daerah tersebut lantaran disebabkan tiupan angin. Sehingga, masalah tersebut dinilainya tak menjadi hambatan pemindahan ibu kota negara.

"Kalau asap kan arah angin. Singapura pun kena asap, Kuala Lumpur kena asap, terus kamu mau pindahkan Singapura sama Kuala Lumpur? Nggak bisa kan, karena itu arah angin," tegasnya.

Sekadar informasi, bahwa hingga saat ini Polri mencatat 249 tersangka kasus karhutla yang telah diproses. Perinciannya, 243 tersangka adalah individu dan 6 tersangka adalah korporasi. Polri sampai saat ini masih mendalami kasus karhutla yang ada untuk mengetahui tersangka individu yang ternyata diperintah oleh korporasi tertentu. (Ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load