Upah Harian Buruh Tani Naik 0,22 Persen

Senin , 16 September 2019 | 15:57
Upah Harian Buruh Tani Naik 0,22 Persen
Sumber Foto: Istimewa
Ilustrasi Petani

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani nasional mengalami kenaikan 0,22 persen dari Juli 2019 sebesar Rp 54.237 per hari menjadi Rp 54.354 per hari pada Agustus 2019 ini.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers terkait "Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia Agustus 2019" di Kantornya, Jalan Dr. Sutomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

"Upah buruh tani kalau kita lihat pada bulan Agustus 2019 adalah sebesar Rp 54.354 per hari. Kalau kita bandingkan dengan bulan sebelumnya (Juli) berarti upah nominal ini mengalami kenaikan sebesar 0,22 persen," katanya.

Padahal pada Agustus ini BPS juga mencatat adanya inflasi di pedesaan sebesar 0,09 persen. Akan tetapi, lanjut Suhariyanto, persentase besaran inflasi tidak sebanding dengan persentase kenaikan upah buruh, atau sama dengan lebih kecil. Sehingga efeknya tidak berpengaruh kepada daya beli masyarakat.

"Karena kenaikan upah nominalnya lebih besar daripada inflasi di pedesaan, maka upah rill buruh tani pada bulan Agustus ini masih mengalami peningkatan 0,13 persen. Ini berita menggembirakan, karena berarti daya belinya masih berjalan," ungkap Suhariyanto.

Sekadar informasi, bahwa upah rill Buruh Tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan. Sementara itu, pengertian upah nominal buruh atau pekerja secara umum adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukannya. (ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load