Ekspor Indonesia Turun 7,6 Persen

Senin , 16 September 2019 | 13:24
Ekspor Indonesia Turun 7,6 Persen
Sumber Foto: SH/Satryo Yudhantoko
Suhariyanto memaparkan perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia dalam Jumpa Pers.

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis perkembangan ekspor Indonesia per bulan Agustus 2019. Hasilnya, nilai ekspor Indonesia bulan ini turun 7,6 persen dibanding ekspor Juli 2019.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers "Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia Agustus 2019" di Kantornya, Jalan Dr. Sutomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

"Pada bulan Agustus 2019 nilai ekspor kita ialah sebesar 14,28 miliar US dolar. Kalau dibandingkan posisi Juli 2019 15,45 miliar US dolar berarti turun 7,60 persen," sebutnya.

Suhariyanto mengatakan, penurunan nilai ekspor bulan Agustus ini dipengaruhi oleh penurunan nilai ekspor migas sebesar 45,48 persen dan juga penurunan ekspor nonmigas sebesar 3,20 persen.

Lebih lanjut, Suhariyanto juga membandingkan perolehan nilai ekspor bulan Agustus 2019 dengan ekspor bulan Agustus 2018. Didapatkan nilai penurunan yang cukup signifikan sebesar 9,99 persen.

"Jadi upaya untuk memacu ekspor ini akan menghadapi tantangan luar biasa, karena diketahui perekonomian global melambat, negara-negara tujuan utama ekspor seperti China, United State (Amerika Serikat) dan Singapura juga mengalami pelambatan ekonomi, dan di sisi lain perang dagang masih berlangsung, dan harga komoditas masih berfluktuasi agak tajam," pungkasnya. (ryo)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load