OJK Harapkan Integrasi Jago dan Gopay Bantu Percepat Inklusi Keuangan

Selasa , 30 November 2021 | 15:33
OJK Harapkan Integrasi Jago dan Gopay Bantu Percepat Inklusi Keuangan
Sumber Foto : Istimewa
Bank Jago

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi langkah PT Bank Jago Tbk (ARTO) melakukan integrasi layanan dengan GoPay, yang diharapkan dapat mempercepat inklusi keuangan dan literasi keuangan ke berbagai segmen masyarakat di Tanah Air.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan kolaborasi tersebut merupakan terobosan untuk menghadirkan layanan perbankan yang inklusif.

"Kolaborasi yang mencakup platform sharing, kerja sama bank dalam ekosistem digital merupakan langkah strategis untuk mendorong perbankan menciptakan inovasi produk, dan layanan keuangan. Inisiatif Bank Jago dan GoPay ini, kita harapkan dapat memenuhi ekspektasi dan berorientasi pada konsumen," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Terkait digitalisasi layanan perbankan, lanjut Sekar, OJK juga telah meluncurkan cetak biru (blueprint) Transformasi Digital Perbankan. Cetak biru tersebut dapat menjadi arah dan acuan perbankan dalam upaya mempercepat transformasi digital pada industri perbankan nasional.

Penetrasi layanan keuangan memang menjadi fokus pemerintah. Berdasarkan Survei Nasional Keuangan Inklusif oleh Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (S-DNKI), pemerintah menargetkan inklusi keuangan mencapai 90 persen pada 2024.

Sementara, sampai dengan pertengahan tahun 2021, jumlah orang dewasa yang memiliki akun bank tercatat sebesar 61,7 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2018, yakni sebesar 55,7 persen.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar mengatakan, integrasi dengan GoPay merupakan terobosan baru dalam mempercepat inklusi keuangan kepada masyarakat.

Dengan adanya integrasi itu, masyarakat bisa langsung membuka rekening Bank Jago dari aplikasi Gojek. Pembukaan rekening tersebut tidak dikenakan biaya administrasi dan saldo minimal, serta bebas biaya top-up antara Jago dan GoPay.

"Kerja sama ini yang jelas mampu mengakselerasi inklusi keuangan dan finansial literasi karena batasan untuk masuk ke bank tidak ada lagi, sehingga masyarakat bisa langsung membuka rekening Bank Jago melalui GoPay," ujar Kharim.

Sementara itu, CEO GoPay Hans Patuwo menyatakan, langkah integrasi antara GoPay dengan Bank Jago merupakan salah satu bentuk komitmen dalam mendukung inklusi keuangan melalui berbagai inovasi pembayaran bagi pengguna.

Menurutnya, saat ini GoPay telah berkembang jauh. Jika semula hanya sebagai metode pembayaran di dalam aplikasi Gojek, kini sudah menjadi salah satu alat pembayaran digital terbesar dengan layanan lengkap untuk membayar tagihan hingga berinvestasi.

"Kerja sama dengan Bank Jago mengukuhkan langkah GoPay dalam memberikan akses layanan keuangan yang mudah dan terpercaya kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia," ujar Hans. (E-3)

 
 
KOMENTAR

End of content

No more pages to load