Aturan Biaya Transfer Antar Bank Rp2.500

Jumat , 19 November 2021 | 13:56
Aturan Biaya Transfer Antar Bank Rp2.500
Sumber Foto: Istimewa.
Ilustrasi.

JAKARTA - Realisasi biaya transfer antar bank maksimal Rp2.500 akan segera terealisasi, usai Bank Indonesia resmi menerbitkan ketentuan penyelenggaraan BI-FAST sebagai pedoman bagi para calon peserta maupun peserta BI-FAST.

Ketentuan penyelenggaraan BI-FAST sebagai pedoman bagi para calon peserta maupun peserta diterbitkan melalui PADG No. 23/25/PADG/2021 tentang Penyelenggaraan Bank Indonesia-Fast payment (BI-FAST) yang efektif berlaku sejak 12 November 2021. 

Adapun hal-hal yang diatur dalam ketentuan penyelenggaraan BI-FAST antara lain persyaratan peserta, kewajiban peserta, mekanisme pengelolaan infrastruktur BI-FAST, dan pemrosesan transaksi menggunakan BI-FAST.

Pihak yang dapat menjadi Peserta yaitu Bank Indonesia, bank, lembaga selain bank dan pihak lain yang ditetapkan oleh Penyelenggara. Adapun Bank yang dapat menjadi peserta BI FAST antara lain bank umum konvensional, bank umum syariah, unit usaha syariah dan kantor cabang bank asing di Indonesia.

BI-FAST dikabarkan akan diluncurkan pada pertengahan Desember 2021. Pada tahap pertama, akan ada 22 bank yang akan melakukan layanan BI-FAST, kemudian tahap kedua dilanjutkan pada akhir Januari 2022. Layanan BI-FAST dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari datang ke teller, internet banking, mobile banking, ATM, EDC hingga nantinya melalui agen.

Nantinya, nasabah juga bisa melakukan layanan transfer uang hanya dengan menggunakan nomor seluler atau handphone (HP) dan alamat email, melalui proxy address. Syarat untuk bisa menggunakan layanan BI-FAST melalui nomor HP atau alamat email, nasabah yang akan melakukan transaksi dan menerima transaksi harus terdaftar di bank peserta.

Transaksi yang dilakukan melalui BI-FAST tidak memiliki batasan waktu, bisa 24 jam 7 hari dan bersifat real time. Adapun batasan uang yang ditransfer yaitu Rp250.000 dengan biaya transfer bagi peserta Rp19 per transaksi, sedangkan bagi peserta ke nasabah maksimal Rp2.500 per transaksi.

Ada 22 bank yang sudah tercatat sebagai calon peserta BI-FAST pada batch I pertengahan Desember nanti. Ke-22 bank itu yakni Bank Tabungan Negara, Bank DBS Indonesia, Bank Permata, Bank Mandiri, Bank Danamon Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank Central Asia, Bank HSBC Indonesia, Bank UOB Indonesia, Bank Mega, Bank Negara Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank OCBC NISP, Bank Tabungan Negara UUS, Bank Permata UUS, Bank CIMB Niaga UUS, Bank Danamon Indonesia UUS, Bank BCA Syariah, Bank Sinarmas, Bank Citibank NA dan Bank Woori Saudara Indonesia. (E-4)



Sumber Berita: RRI.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load