Angka Pengangguran Terbuka Agustus Ini Diprediksi 7% Lebih

Rabu , 04 Agustus 2021 | 23:08
Angka Pengangguran Terbuka Agustus Ini Diprediksi 7% Lebih
Sumber Foto CNBC Indonesia
Ilustrasi grafis

JAKARTA--Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memprediksi tingkat pengangguran terbuka mencapai kisaran 7 persen dari total angkatan kerja pada Agustus 2021.

Angka itu naik dari posisi Februari 2021 yang 6,26 persen, namun tidak jauh berbeda dari Agustus 2020 yang 7,07 persen.

"Tingkat pengangguran mungkin akan lebih tinggi dari 7 persen, tapi mungkin tidak akan jauh dari 7 persen. Mungkin 7,1 persen- 7,3 persen maksimal lah perkiraan kami," ujar Ekonom LPEM UI Muhammad Hanri dalam acara Indonesia Economic Outlook Q3 2021, Rabu (4/8).

Ia menuturkan kenaikan tingkat pengangguran itu dipicu oleh implementasi PPKM darurat dan level 4 pada Juli hingga Agustus 2021 ini. Seperti diketahui, pemerintah telah menerapkan PPKM darurat dan level 4 selama lebih dari sebulan dimulai sejak 3 Juli 2021 lalu.

"Kemungkinan kalau kita melihat tingkat pengangguran terbuka itu salah satu sumbernya adalah karena Agustus itu masih kental PPKM," ujarnya.

Menurutnya, faktor yang bisa menahan kenaikan pengangguran adalah realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya dana dukungan UMKM dan korporasi. Meski per akhir Juli lalu, dana Rp171,77 triliun baru terserap Rp52,43 triliun.

Ia menuturkan kenaikan tingkat pengangguran itu dipicu oleh implementasi PPKM darurat dan level 4 pada Juli hingga Agustus 2021 ini. Seperti diketahui, pemerintah telah menerapkan PPKM darurat dan level 4 selama lebih dari sebulan dimulai sejak 3 Juli 2021 lalu.

"Kemungkinan kalau kita melihat tingkat pengangguran terbuka itu salah satu sumbernya adalah karena Agustus itu masih kental PPKM," ujarnya.

Menurutnya, faktor yang bisa menahan kenaikan pengangguran adalah realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya dana dukungan UMKM dan korporasi. Meski per akhir Juli lalu, dana Rp171,77 triliun baru terserap Rp52,43 triliun.

"Mengingat target dari alokasi insentif usaha ini adalah para pengusaha yang nantinya akan merekrut pekerja seharusnya ini bisa meredam laju pengangguran terbuka," imbuhnya.

Sebelumnya, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet memprediksi jumlah pengangguran di Indonesia bertambah menjadi 9,9 juta sampai 10,2 juta orang pada Agustus 2021. Sementara, tingkat pengangguran terbuka di level 7 persen.

Ia mengatakan PHK selama perpanjangan PPKM level 4 memicu gelombang pengangguran di Indonesia. Namun, pelonggaran PPKM pun tidak menjamin PHK maupun jumlah pengangguran berkurang, jika tidak dibarengi dengan percepatan pemulihan ekonomi.

"Kalau kami proyeksi, angka pengangguran mengalami peningkatan menjadi sekitar 7 persen (TPT), artinya dia lebih tinggi dari tingkat pengangguran Februari," katanya kepada CNNIndonesia.com.



Sumber Berita: CNN Indonesia
KOMENTAR

End of content

No more pages to load