Garuda dan Lion Air Cek Ulang Boeing 737 Max-8

Selasa , 30 Oktober 2018 | 17:35
Garuda dan Lion Air Cek Ulang Boeing 737 Max-8
Sumber Foto Dok/Ist
Pesawat Lion Air

JAKARTA - Pasca jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginstruksikan PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) dan PT Garuda Indonesia Tbk untuk melakukan pemeriksaan khusus terkait kelaikudaraan pada seluruh pesawat Boeing 737-8 Max.

Permintaan tersebut disampaikan Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Capt. Avirianto dalam surat bernomor 1063/DKPPU?STD/X/2018.

Dalam surat yang dikirimkan kepada Drektur Utama Garuda Indonesia dan Lion Air tersebut, pemeriksaan kelaiudaraan yang perlu dilakukan, antara lain terkait indikasi masalah berulang, pelaksanaan penyelesaian masalah, kesesuaian antara prosedur dan implementasi pelaksanaan aspek kelaikudaraan, serta keselamatan peralatan untuk penyelesaian masalah.

Kemenhub pun meminta hasil pemeriksaan segera dilaporkan untuk dievaluasi.

Plt Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Pramintohadi Sukarno membenarkan surat tersebut. Ia menyebut pihaknya saat ini memang tengah melakukan pengawasan dan penelitian terhadap pesawat Boeing 737 Max-8.

Kendati meminta dilakukannya pemeriksaan ulang, ia mengaku tak melarang pesawat jenis tersebut untuk terbang. "Kami masih terus melakukan proses pengawasan penelitian dan saat ini pesawaf tetap melaksanakan operasi," ujarnya di Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Sementara evaluasi terkait jatuhnya pesawat, menurut dia, tetap akan dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). "KNKT di lapangan mencari blackbox dan bagian dari pesawat yang kena musibah kemarin. Kemudian mebcari data dan menganalisis penyebab kecelakaan tersebut," dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load