Sri Mulyani: Pertemuan IMF-WB Bukan untuk Tarik Utang

Selasa , 09 Oktober 2018 | 10:00
Sri Mulyani: Pertemuan IMF-WB Bukan untuk Tarik Utang
Sumber Foto Dok/Ist
Sri Mulyani Indrawati

NUSA DUA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan tujuan Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan nasional Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) 2018 bukan untuk menarik utang baru ke kedua lembaga itu."Kami tidak sedang meminjam ke IMF. Saya tegaskan event ini tidak akan ada pengajuan pinjaman ke IMF," ujar Sri Mulyani di sela Pertemuan IMF-WB 2018, Senin (8/10/2018).

Menurut dia, pemerintah Indonesia berkeinginan menjadi tuan rumah perhelatan acara itu karena memang tergabung dalam anggota IMF bersama 188 negara lain di dunia. Apalagi, pertemuan IMF-WB menjadi tempat berkumpulnya semua delegasi penting di dunia untuk berdiskusi dan merumuskan permasalahan yang tengah dihadapi satu sama lain. "Event ini kami lebih banyak belajar dari negara di dunia lainnya soal berbagai hal," katanya seperti dikutip cnnindonesia.com.

Selain itu, status Indonesia sebagai tuan rumah justru harus dilihat bermanfaat karena bisa menjadi ajang promosi kepada dunia. Sri Mulyani menegaskan pemerintah tidak mungkin mengajukan utang baru pada IMF karena lembaga itu hanya memberikan bantuan pinjaman kepada negara yang tengah dilanda krisis. "IMF hanya memberikan pinjaman bagi negara yang mengalami krisis pada neraca pembayarannya dan Indonesia saat ini dalam kondisi yang baik," pungkasnya.

Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 diselenggarakan pada 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali. Acara ini akan resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat mendatang (12/10/2018).

KOMENTAR

End of content

No more pages to load