Pemerintah Siapkan KUR untuk Alumni Kartu Prakerja

Kamis , 08 April 2021 | 19:13
Pemerintah Siapkan KUR untuk Alumni Kartu Prakerja
Sumber Foto : Istimewa
Kartu Prakerja

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro yang bisa digunakan oleh para alumni kartu pra kerja untuk berwirausaha.

“Para lulusan dari kartu pra kerja bisa ditawarkan untuk kredit usaha rakyat super mikro yang besarnya di bawah Rp 10 juta,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Sosialisasi Penguatan Wirausaha Alumni Program Kartu Prakerja melalui Pembiayaan KUR di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Airlangga mengatakan berdasarkan survei dari Manajemen Pelaksana Program (PMO) kartu pra kerja, permodalan menjadi tantangan utama bagi para wirausahawan dan pinjaman melalui KUR bisa menjadi solusi permodalan. Karenanya pada 2021, pemerintah meningkatkan anggaran KUR menjadi Rp 253 triliun.

“KUR tahun lalu melebihi target 104 persen atau dari Rp 190 triliun tercapai Rp 198 triliun dan tahun ini ditingkatkan menjadi Rp 253 triliun,” ujar Airlangga.

Pemerintah, kata dia, juga akan mendorong agar subsidi bunga KUR sebesar 3 persen tidak hanya berhenti hingga Juni melainkan diperpanjang hingga Desember 2021.

“Pemerintah juga sudah me-review program KUR ini yang semula bebas jaminan atau bebas agunan yang besarnya kurang dari Rp 50 juta sedang di-review untuk bebas agunan sampai Rp 100 juta,” ungkap Airlangga.

Melalui KUR, pemerintah berharap para alumni kartu pra kerja dapat mengembangkan usahanya dan dapat nantinya bisa mengakses program pembiayaan yang lebih besar seperti KUR mikro, KUR kecil, hingga KUR TKI.

“KUR adalah pinjaman bukan bansos, jadi mesti dibayar yang sekarang bunganya disubsidi 3 persen dan kami berharap bahwa dengan semakin banyaknya modal kerja, para alumni akan menjadi pengusaha tangguh,” ujarnya.

Adapun berdasarkan survei dari PMO kartu pra kerja, sebanyak 17 persen penerima insentif kartu pra kerja atau 387.234 alumni menjadi wirausaha. Anggaran yang disiapkan untuk pembiayaan KUR super mikro sebanyak 16,5 persen dari total KUR atau mencapai Rp 41,8 triliun. (E-3)

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load