Indonesia Siap Tarik Paksa DHE ke Dalam Negeri

Jumat , 31 Agustus 2018 | 11:40
Indonesia Siap Tarik Paksa DHE ke Dalam Negeri
Sumber Foto swarnanews
Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA - Langkah penegakan hukum siap ditempuh pemerintah untuk menarik devisa hasil ekspor (DHE) eksportir ke dalam negeri dalam rangka mengatasi masalah defisit transaksi berjalan (CAD).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, upaya tersebut akan dikoordinasikan dengan berbagai pemangku kepentingan terkait termasuk Bank Indonesia."Kami akan lihat koordinasi yang sudah dibentuk pada rapat terakhir antara BI, Kemenkeu, Kemenko Perekonomian, Kemenperin, dan Kemendag," kata Sri Mulyani, Jumat (31/8/2018).

Berdasarkan hasil rapat tersebut, pemerintah mengaku masih ada beberapa tahapan lagi sebelum benar-benar menerapkan kebijakan menarik DHE, termasuk penegakan hukum.

Namun, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan, segala upaya yang dilakukan pemerintah akan terfokus pada upaya menjaga stabilitas perekonomian nasional."Pokoknya kami akan membuat supaya neraca pembayarannya terutama transaksi perdagangan dan current account jadi lebih baik," dia menegaskan.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono tak memungkiri, pemerintah bisa saja mengeluarkan aturan yang sedikit 'memaksa' agar DHE eksportir pulang ke dalam negeri.

Kebijakan tersebut, adalah dengan tidak memberikan layanan ekspor kepada para eksportir. Kebijakan yang pernah diterapkan pada 2011 itu, cukup efektif karena mampu membawa 90% DHE eksportir ke dalam negeri. Namun, Susiwijono mengakui langkah pemerintah bukan hanya mengembalikan DHE ke dalam negeri. Namun, mencari cara agar DHE tersebut bisa dikonversikan ke rupiah.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menembus level psikologis baru. Rupiah pada hari ini, Jumat (31/8/2018), sudah di level Rp 14.700/US$.



Sumber Berita: cnbcindonesia.com
KOMENTAR

End of content

No more pages to load