Pemerintah Serap Rp 10 Triliun dari Lelang Sukuk

Selasa , 24 November 2020 | 18:29
Pemerintah Serap Rp 10 Triliun dari Lelang Sukuk
Sumber Foto : Istimewa
Sukuk Ritel

JAKARTA - Pemerintah menyerap dana Rp 10 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp 24,93 triliun.

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa (24/11/2020), menyebutkan hasil lelang sukuk ini memenuhi target indikatif Rp 10 triliun.

Pada lelang ini, investor meminati sukuk dengan tenor menengah yaitu seri PBS026 dengan jumlah dimenangkan mencapai Rp 2,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,07892 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 ini mencapai Rp 5,6 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 5,03 persen dan tertinggi 5,25 persen.

Untuk seri PBS017, jumlah dimenangkan mencapai Rp 2,85 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,45308 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2025 ini mencapai Rp 2,88 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 5,28 persen dan tertinggi 5,53 persen.

Untuk seri PBS028, jumlah dimenangkan mencapai Rp 4,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,22313 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp 13,1 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,18 persen dan tertinggi 7,4 persen.

Pemerintah tidak memenangkan lelang dari seri SPNS11052021 dan PBS027 mengingat target indikatif sudah tercapai dan minimnya penawaran yang masuk untuk dua seri ini.

Sebelumnya, pada Selasa (10/11/2020), pemerintah juga menyerap dana Rp 10 triliun dari lelang lima seri sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp 22,63 triliun. (E-3)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load