BI: Realisasi Bagi Beban dengan Pemerintah Rp 322,35 Triliun

Kamis , 12 November 2020 | 16:56
BI: Realisasi Bagi Beban dengan Pemerintah Rp 322,35 Triliun
Sumber Foto : Istimewa
Gubernur BI Perry Warjiyo

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dengan skema burden sharing atau bagi beban dengan pemerintah per 3 November 2020 sebesar Rp 322,35 triliun.

“Keseluruhan pembelian SBN melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) I dan II Rp 322,35 triliun,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Perry Warjiyo merinci untuk pembelian SBN di pasar perdana melalui mekanisme pasar yang berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur BI pada 16 April 2020 tercatat sebesar Rp 69,8 triliun.

Sementara untuk realisasi pembelian SBN dengan skema kedua burden sharing untuk pendanaan public goods yang dilakukan melalui mekanisme pembelian secara langsung sesuai Keputusan Bersama Menteri Keuangan per 7 Juli 2020 sebesar Rp 252,5 triliun.

“Yang public goods semua pembelian secara langsung dan beban semua di BI total sepakat Rp 397 triliun yang sudah terealisasi Rp 252,5 triliun dan kami sudah menerima surat Menteri Keuangan sisanya diterbitkan untuk sebelum akhir tahun,” jelas Gubernur BI itu.

Perry Warjiyo menjelaskan pembelian SBN berdasarkan SKB I dan II merupakan bentuk dari sinergi fiskal dengan moneter dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020.

“Sebagaimana sudah disepakati termasuk dengan Komisi XI untuk burden sharing ada dua hal yaitu public goods dan non-public goods. Untuk non-public goods BI sebagian menanggung beban dan yang sudah diterbitkan Rp 95,2 triliun khususnya untuk UMKM," jelasnya. (E-3)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load