Sudah 655.356 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Via Tol

Sabtu , 31 Oktober 2020 | 13:04
Sudah 655.356 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Via Tol
Sumber Foto dok/Detik.com
Arus lalu lintas di Jalan Tol Cikampek.

JAKARTA - Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui ruas jalan tol terus mengalami peningkatan. Selama 4 hari libur cuti bersama, PT Jasa Marga mencatat sudah ada 655.356 kendaraan yang meninggalkan Jakarta.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru menyatakan hal itu dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (31/10/2020).

"PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 655.365 kendaraan meninggalkan Jakarta pada periode empat hari libur cuti bersama dan Maulid Nabi 1442 H (27-30 Oktober 2020). Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur), GT Cikupa (arah Barat) dan GT Ciawi (arah Selatan)," katanya.

Heru mengatakan, volume kendaraan meningkat dibanding lalu lintas pada new normal."Total volume lalin yang meninggalkan Jakarta ini naik 28,3 persen jika dibandingkan lalin new normal," ujarnya.

Dari angka tersebut, sebanyak 176.736 kendaraan meninggalkan Jakarta ke arah timur via GT Cikampek Utama 1, atau naik sekitar 55,4 persen. Sedangkan kendaraan yang keluar via GT Kalihurip Utara 1 tercatat sebanyak 145.649 kendaraan atau naik sebesar 32,6 persen dari lalin new normal.

Lalu lintas di GT Ciawi 1 Tol Jagorawi yang mengarah ke puncak dan Sukabumi juga mengalami peningkatan."Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 322.385 kendaraan, naik sebesar 44,2 persen dari lalin new normal," imbuhnya.

Berikutnya, kendaraan keluar Jakarta arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak tercatat sebesar 183.676 kendaraan atau naik sebesar 12,9 persen dari lalin new normal. Sedangkan jumlah kendaraan keluar Jakarta menuju selatan/lokal melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi mencapai 149.304 kendaraan atau naik sebesar 20,0 persen dari lalin new normal.

"Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak) saat berada di Tempat Istirahat, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara. Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat diakses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080," tuturnya seperti dilansir detik.com.

Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur panjang terjadi pada Minggu (1/11/2020). Warga diimbau kembali sebelum puncak mudik untuk menghindari kemacetan lalu lintas.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load