OJK Sebut 7,18 Juta Debitur Telah Dapat Restrukturisasi Kredit

Senin , 24 Agustus 2020 | 16:46
OJK Sebut 7,18 Juta Debitur Telah Dapat Restrukturisasi Kredit
Sumber Foto : Istimewa
Otoritas Jasa Keuangan.

JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana menyebutkan perbankan telah melakukan restrukturisasi kredit untuk 7,18 juta debitur dengan total outstanding mencapai Rp 837,64 triliun per 10 Agustus 2020.

Heru menyatakan dari jumlah tersebut outstanding restrukturisasi UMKM sebesar Rp 353,17 triliun berasal dari 5,73 juta debitur dan non UMKM Rp 484,47 triliun berasal dari 1,44 juta debitur.

“Kita terus pantau perkembangannya. Kita lihat mulai melandai dan diharapkan ini sudah puncaknya sehingga betul-betul nasabah yang minta restrukturisasi semakin sedikit,” katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (24/8/2020).

Heru mengatakan terdapat 102 bank yang berpotensi mengimplementasikan restrukturisasi kepada 15,24 juta debitur dengan outstanding Rp 1.367 triliun hingga 10 Agustus 2020.

Potensi tersebut terdiri dari 12,55 juta debitur UMKM dengan outstanding Rp 561,9 triliun dan 2,69 juta debitur non UMKM dengan outstanding Rp 805 triliun.

Kemudian berdasarkan data dari 182 perusahaan pembiayaan, terdapat 4,95 juta kontrak permohonan restrukturisasi dan sebanyak 334.538 kontrak masih dalam proses persetujuan per 19 Agustus 2020.

Sedangkan jumlah kontrak restrukturisasi yang telah disetujui oleh perusahaan pembiayaan adalah sebanyak 4,33 juta debitur dengan outstanding Rp 162,34 triliun.

Sementara restrukturisasi kredit yang dilakukan pada 32 Lembaga Keuangan Mikro (LKM) adalah sebesar Rp 20,79 miliar.

Sedangkan restrukturisasi yang terdapat pada 13 Bank Wakaf Mikro telah mencapai Rp 1,73 miliar. (E-3)

 

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load