Hari Pertama PSBB DKI, Penerbangan di Bandara Soetta Normal

Jumat , 10 April 2020 | 20:30
Hari Pertama PSBB DKI, Penerbangan di Bandara Soetta Normal
Sumber Foto dok/ist
Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) memastikan penerbangan di ketiga terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) berjalan normal di hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pencegahan virus corona di Jakarta pada Jumat (10/4/2020).

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan hal itu di Jakarta, Jumat (10/4/2020).Ia menyebutkan, sekitar 300 penerbangan yang dijadwalkan setiap harinya di ketiga terminal beroperasi seperti biasa.

Penumpang maskapai Lion Air, Trigana Air, dan Airfast dijadwalkan terbang melalui Terminal 1 sementara penumpang Batik Air, Sriwijaya Air, Nam Air, dan Citilink dapat melakukan perjalanan dari Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

"Untuk penerbangan Garuda Indonesia baik domestik mau pun internasional, China Airlines, EVA Air, Japan Airlines, Qatar Airway, Singapore Airlines, dan Asiana Airlines berangkat dari Terminal 3," ucapnya seperti dilansir cnnindonesia.com.

Awaluddin mengaku jumlah maskapai yang beroperasi saat ini turun menjadi hanya 14 maskapai. Hal itu lantaran sejumlah maskapai internasional memutuskan untuk menghentikan operasionalnya akibat dampak dari pandemik covid-19.

Meski terjadi penurunan penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, dia menyebut operasional berjalan normal. Adapun 92 penerbangan yang beroperasi pada hari pertama PSBB DKI berasal dari 3 maskapai: Citilink, Batik Air, dan Susi Air.

Sementara untuk transportasi publik menuju dan dari bandara yang masih tersedia meliputi Damri, angkutan travel, taksi, dan taksi online."Yang jelas, kami akan memastikan ketersediaan transportasi publik di Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma," Awaluddin menambahkan.

Sampai hari ini, Damri masih mengangkut penumpang, namun memangkas setengah dari jumlah armada yang dikerahkan.

Penumpang diingatkan untuk berangkat lebih awal untuk mengantisipasi rendahnya jumlah armada yang dikerahkan. Di sisi lain, Railink akan menyetop sementara operasional Kereta Bandara Soekarno-Hatta.(*)

KOMENTAR

End of content

No more pages to load