DJP Buka 18 KPP Baru Tahun Depan

Rabu , 11 Desember 2019 | 07:58
DJP Buka 18 KPP Baru Tahun Depan
Sumber Foto : SH/Satryo Yudhantoko
Suryo Utomo
POPULER

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan bakal melakukan perluasan basis pajak dengan cara membuka Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya di kota-kota besar yang menjadi pusat ekonomi regional. 

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan, pihaknya bakal membuka sebanyak 18 KKP Madya. 

"Penambahan jumlah KPP Madya dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengawasan atas wajib pajak kelas menengah khususnya di kota-kota besar yang menjadi pusat ekonomi regional,” ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019). 

Sementara itu, Suryo menjelaskan peranan KPP Pratama yang selama ini melakukan penagihan kepada wajib pajak beralih peran, dari yang tadinya pengawas dan penagih pajak menjadi petugas yang melakukan peningkatan jumlah wajib pajak terdaftar. 

"Kita me-reorganize aktivitas di kantor pelayanan pajak yang pratama untuk lebih ke arah penguasaan wilayah. Jadi betul-betul mencari atau menemukan sumber-sumber pemajakan baru di wilayah yang bersangkutan," tambah Suryo. 

Adapun pada rapat kerja di Kantor Menko Perekonomian Jumat pekan lalu, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Kamdani mengingatkan, target penerimaan pajak di dalam UU APBN 2020 cukup besar jika dibandingkan target di APBN 2019, yakni Rp 2.528,8 triliun 

Sehingga katanya, pemerintah mesti melakukan perluasan basis pajak atau ekstensifikasi, dengan tujuan mencapai target yang telah ditentukan tersebut. 

"Jadi selalu kami katakan silakan ke ekstensifikasi jangan ke intensifikasi, dengan kata lain yang mesti kita lakukan adalah menambah basis daripada pembayar pajak jadi bukan hanya yang itu-itu saja. Ini yang sekarang jadi kuncinya," ungkap Shinta. 

"Saat ini kan cuma 10 persen (wajib pajak membayar pajak). Bayangkan saja gitu loh. Nah ini yang harus diperluas, basis daripada pembayar pajaknya," dia menambahkan. (Ryo)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load