Ini Peran Finance Manager Garuda dalam Kasus Penyelundupan Harley

Jumat , 06 Desember 2019 | 08:54
Ini Peran Finance Manager Garuda dalam Kasus Penyelundupan Harley
Sumber Foto : SH/Satryo Yudhantoko
Motor Harley Davidson yang diselundupkan Dirut Garuda

JAKARTA - Kasus penyelundupan motor Harley Davidson yang dilakukan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, "AA", dilakukan transaksinya oleh Finance Manager Garuda di Amsterdam berinisial EJ. 


Pasalnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan, motor cc klasik keluaran tahun 70-an itu dibeli pertengahan tahun ini via website belanja online asal Amerika Serikat eBay. 

"Pembelian dilakukan pada bulan April 2019. Proses transfer dari Jakarta dilakukan ke rekening pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam," ungkapnya dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan dr. Wahidin, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019). 

Lebih lanjut, Erick mengatakan kalau EJ awalnya berniat membantu proses pengiriman motor Harley tersebut secara legal. Namun, ia memilih menggunakan cara ilegal yang mempermalukan institusi BUMN. 

"Akhirnya di petiin ini. Ini menyedihkan, ini proses secara menyeluruh di BUMN, bukan individu, menyeluruh," tegasnya. 

Oleh karena itu, Erick mengaku kecewa dengan tindakan Dirut Garuda yang melanggar prosedur good coorporate governance. 

"Ini yang tentu membuat kami sangat sedih, ketika kita ingin mengangkat citra BUMN, membangun kinerja BUMN, tetapi kalau oknum di dalamnya tidak siap, inilah yang terjadi," dia menambahkan. (Ryo)





KOMENTAR

End of content

No more pages to load