PT PP Presisi Catatkan Kontrak Baru Senilai Rp5,24 Triliun Sepanjang 2022

- Selasa, 24 Januari 2023 | 17:19 WIB
PT PP Presisi catatkan kontrak baru senilai Rp5,24 triliun sepanjang 2022. (Instagram @ptpp-presisi)
PT PP Presisi catatkan kontrak baru senilai Rp5,24 triliun sepanjang 2022. (Instagram @ptpp-presisi)

SINAR HARAPANPT PP Presisi Tbk (PPRE) beserta entitas anak perusahaannya PT Lancarjaya Mandiri Abadi (PT LMA) mencatatkan kontrak baru mencapai Rp5,24 triliun sepanjang tahun 2022.

Adapun PPRE mendominasi dengan berkontribusi sebesar Rp3,66 triliun atau 70 persen dari total nilai kontrak baru tersebut dan sisanya oleh PT LMA, sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa 24 Januari 2023.

“Perolehan kontrak senilai Rp5,24 triliun selama satu tahun sudah mendekati target kami yang dituangkan pada RKAP 2022. Tahun 2023 ini kami yakin bahwa PT PP Presisi dapat menggaet lebih banyak lagi proyek-proyek mining maupun sipil untuk mewujudkan mimpi Indonesia dengan infrastruktur yang lengkap” ujar Direktur Utama PT PP Presisi, Rully Noviandar.

Baca Juga: Bank Mandiri (BMRI) Akan Terbitkan Green Bond Rp5 Triliun

Dari lima lini bisnis perseroan, sektor jasa pertambangan menyumbang 55 persen atau sebesar Rp2,90 triliun dari total perolehan nilai kontrak baru.

Nilai tersebut diperoleh dari lini bisnis mining service yang mencakup addendum pekerjaan hauling PT Weda Bay Nickel dan pembangunan infrastruktur pertambangan PT Hengjaya Mineralindo.

Kemudian lini bisnis civil work memberikan sumbangan sebesar 40,7 persen atau sejumlah Rp2,13 triliun dari total perolehan nilai kontrak baru. Selanjutnya lini bisnis pekerjaan struktur yaitu bekisting dan bangunan gedung lainnya menyumbang sebesar 2,5 persen dari total perolehan nilai kontrak baru.

Baca Juga: Perusahaan Gas Negara (PGAS) Mulai Uji Coba Truk Berbahan Bakar LNG

Sisanya, disumbangkan dari bisnis persewaan alat berat serta produksi beton jadi atau readymix.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kurs Rupiah Tertekan, Turun 28 Poin Pagi Ini

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:28 WIB

Bisnis Thrift Shop Kian Diminati Anak Muda

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:38 WIB

BTPN Optimis Dapat Penuhi Aturan Saham Free Float

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:15 WIB

Surplus, Jawa Barat Tidak Perlu Beras Impor

Rabu, 25 Januari 2023 | 11:57 WIB
X