Sebanyak 500.000 Ton Beras Impor Akan Masuk Indonesia Bertahap Hingga Februari

- Sabtu, 14 Januari 2023 | 08:31 WIB
Sebanyak 500.000 ton beras impor akan masuk Indonesia bertahap hingga Februari. (bulog.co.id)
Sebanyak 500.000 ton beras impor akan masuk Indonesia bertahap hingga Februari. (bulog.co.id)

SINAR HARAPAN - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan Indonesia bakal kedatangan beras impor sebanyak 500.000 ton secara bertahap dengan target hingga Februari 2023 mendatang.

"Jadi yang dari luar negeri kita targetkan bersama-sama, masuk sebelum Januari 2023 kemarin harusnya 200.00 ton tapi masuknya hanya 62.000 ton karena saya sudah jelasin ada faktor cuaca, vessel, akhir tahun," ujar Arief dalam konferensi pers usai memantau Gudang Bulog Kanwil DKI-Banten, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin Jumat 13 Januari 2023.

Ia menambahkan saat ini Perum Bulog telah melakukan impor sebanyak 120.000 ton.

Baca Juga: Harga Saham MIDI Balik Arah, Masih Aman Dipegang?

"Setiap hari saya cek, dalam 1-2 minggu akan genap 200.000 ton secara paralel, sedangkan yang 300.000 akan datang segera," ujarnya.

Arief menjelaskan impor beras dari Vietnam, Myanmar, Thailand, dan Pakistan ini dilakukan hanya sampai Februari, sebab akan ada panen raya pada akhir Februari.

"Setelah itu kita semua panen raya, tidak ada alternatif untuk impor lagi, kita akan setop. Jadi 500.000 hanya bridging sampai panen raya, panen raya nanti kalau menurut BPS akan ada Februari akhir," jelasnya.

Baca Juga: Mendag Tertibkan 2.300 Ton Baja Tak Penuhi SNI

Meski melakukan impor hingga Februari 2023, Arief menegaskan pemerintah tidak pro impor. "Nomor satu pemenuhan kebutuhan itu harus dalam negeri, itu nomor satu," ujarnya.

BPS memproyeksikan panen raya bakal terjadi pada April-Maret. Hal ini turut menjadi perhatian Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) ke depannya impor beras tak lagi diperbolehkan.

"Pak Zulhas, Mendag, sudah bilang setop, nggak ada. Tapi hari ini harus ada sampai jelang panen raya besok dan ini tugasnya Bulog dikawal satgas pangan," lanjut Arief.

Baca Juga: Inilah Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Tahun Ini, Nomor 2 Naik Peringkat Orang Terkaya Dunia Loh!

Sementara menanti beras impor tiba di Tanah Air, ia menjelaskan stok beras Bulog dilepas untuk stabilisasi hilir/tingkat pedagang.

"Kalau ini enggak dilepas, nanti Bulog tahun depan akan punya stok yang tahun ini nih. Sebelum panen raya kita mau clearance selesai. Kemudian saat panen raya Bulog waktunya serap. Nanti stabilisasinya geser, bukan stabilisasi di hilir, tapi di tingkat petani," katanya.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Hampir Breakout, Saham VAST Balik Arah

Selasa, 21 Maret 2023 | 17:21 WIB
X