Makin Cepat, Pengurusan Sertifikasi Halal Pelaku Usaha Kini Hanya 12 hari

- Kamis, 12 Januari 2023 | 06:47 WIB
Makin cepat, pengurusan sertifikasi halal pelaku usaha kini hanya 12 hari. (Tangkapan layar halal.go.id)
Makin cepat, pengurusan sertifikasi halal pelaku usaha kini hanya 12 hari. (Tangkapan layar halal.go.id)

SINAR HARAPAN - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI mempersingkat waktu pengurusan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil menengah dari 21 hari menjadi 12 hari kerja.

Sebelumnya, dalam UU Cipta Kerja itu waktunya 21 hari kerja, tetapi di dalam Perpu (Perpu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja) ini waktu pengurusan sertifikasi halal UMKM melalui pernyataan pelaku UMKM (self declare) itu adalah 12 hari kerja sejak pengajuan ke BPJPH dan verifikasi validasi oleh pendamping PPH.

"Jadi waktunya makin cepat dari pelaksanaan sebelumnya di UU Cipta Kerja," ujar Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Siti Aminah, dalam sosialisasi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.2 tentang Cipta Kerja yang digelar KemenKop UKM secara daring di Jakarta, kemarin Rabu 11 Januari 2023.

Baca Juga: Dambakan Cash Flow Positif? Simak Kiatnya Agar Keuangan Lebih Sehat Tahun Ini

Siti Aminah pun menjelaskan bahwa dalam proses sertifikasi halal skema self declare terdapat proses pelaku usaha mengajukan permohonan sertifikat halal, proses verifikasi, dan validasi pernyataan yang dilakukan Pendamping PPH (Proses Produk Halal) membutuhkan waktu 10 hari kerja.

Kemudian verifikasi dokumen secara otomatis dalam sistem SiHalal dan penerbitan Surat Tanda Terima Dokumen (STTD) oleh BPJPH memakan waktu 1 hari. Terakhir, penetapan kehalalan produk oleh Komite Fatwa Produk Halal membutuhkan waktu 1 hari, sebelum sertifikat halal terbit.

Sementara terkait proses penetapan ketetapan halal yang dilakukan oleh MUI, MUI kab/kota, atau Majelis Permusyawaratan Aceh yang dilakukan melalui sidang fatwa halal paling lama tiga hari kerja sejak diterima laporan dari LPH (Lembaga Pemeriksa Halal).

Baca Juga: Raih Investasi Lebih dari Rp2 Triliun, Saham Cimory (CMRY) Ditutup Stagnan

Jika waktu penetapan kehalalan produk melalui jalur reguler melewati batas waktu tiga hari, maka proses akan dialihkan kepada Komite Fatwa Produk Halal berdasarkan ketentuan fatwa awal.

"Ini memang tambahan norma yang ada di Perpu untuk kemudahan-kemudahan bagi pelaku usaha, percepatan-percepatan dalam pelaksanaan dalam fatwa halal," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM Arif Rahman Hakim menuturkan penetapan Perpu No.2 tahun 2022, sebagai upaya mengisi kepastian hukum di mana pelaku usaha yang masih menanti keberlanjutan UU Cipta Kerja, yang mana tengah mengalami pengujian formil di Mahkamah Konstitusi sehingga dalam situasi ekonomi yang tidak normal ini, diperlukan regulasi kemudahan berusaha dan iklim yang lebih baik.***

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Melesat, Harga Saham IRSX Balik Arah

Senin, 5 Juni 2023 | 13:26 WIB
X