Penuhi Modal Inti, Rights Issue BBYB Oversubscribed Rp756 Miliar

- Rabu, 7 Desember 2022 | 16:14 WIB
Penuhi modal Inti, rights issue BBYB oversubscribed Rp756 miliar. (Foto: Dok. Bank Neo Commerce)
Penuhi modal Inti, rights issue BBYB oversubscribed Rp756 miliar. (Foto: Dok. Bank Neo Commerce)

SINAR HARAPAN - Untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Neo Commerce  (BBYB) melakukan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) VI atau rights issue.

Rights issue tersebut mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 1,16 miliar lembar saham atau setara Rp756 miliar.

Kelebihan permintaan ini merupakan yang ketiga kali berturut-turut setelah pelaksanaan PMHMETD IV pada Juni 2021 dan PMHMETD V pada Desember 2021, sebagaimana keterangan perseroan yang diterima di Jakarta, Rabu 7 Desember 2022.

Baca Juga: Nasabah Pebisnis Bank Mandiri (BMRI) Tembus 3 Juta Nasabah

BBYB menawarkan sebanyak 2,6 miliar saham baru, dengan harga pelaksanaan Rp650 per saham pada right issue dari periode 24 hingga 30 November 2022, juga periode pemesanan akhir saham tambahan di 30 November 2022.

Dengan demikian, jumlah dana yang diterima dari hasil right issue ini sebesar Rp1,7 triliun yang membuat modal inti BNC sudah melebihi Rp3 triliun, sehingga memenuhi ketentuan modal inti minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Right issue BBYB kali ini kembali mengalami oversubscribed, atau permintaan melebihi dari jumlah saham yang kami tawarkan. Tingginya animo investor ini, baik investor lama maupun baru, menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya terhadap kinerja positif yang ditunjukkan oleh BBYB dan makin mengukuhkan posisi BNC sebagai salah satu bank digital terdepan di Indonesia.” ujar Head of Corporate Secretary BNC, Agnes F. Triliana.

Baca Juga: Indonesia dan Denmark Targetkan Total Investasi US0 Juta Untuk Transisi Energi

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil right issue akan digunakan perseroan untuk memperkuat modal inti dan sebagai modal kerja pengembangan usaha perseroan.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Saham MIDI Melesat, Ada Apa?

Jumat, 27 Januari 2023 | 12:51 WIB

Kurs Rupiah Tertekan, Turun 28 Poin Pagi Ini

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:28 WIB

Bisnis Thrift Shop Kian Diminati Anak Muda

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:38 WIB

BTPN Optimis Dapat Penuhi Aturan Saham Free Float

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:15 WIB
X