• Selasa, 7 Februari 2023

Badai PHK Melanda Startup, Kenaikan Suku Bunga Jadi Salah Satu Penyebabnya

- Rabu, 7 Desember 2022 | 08:08 WIB
Badai PHK melanda startup, kenaikan suku bunga jadi salah satu penyebabnya. (Smartlegal)
Badai PHK melanda startup, kenaikan suku bunga jadi salah satu penyebabnya. (Smartlegal)

SINAR HARAPAN - Seorang pengamat ekonomi, Founding Partner AC Ventures, Pandu Sjahrir, menilai terdapat beberapa faktor yang menyebabkan perusahaan rintisan atau startup melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawannya dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Pandu, faktor pertama adalah dari sisi eksternal, seperti kenaikan suku bunga oleh bank sentral global, inflasi, dan perang Rusia-Ukraina.

"Ada faktor perang di awal 2022 dan terjadi kenaikan suku bunga untuk penanganan inflasi. Kenaikan suku bunga ini mempengaruhi cost of capital yang terjadi di pasar," ujar Pandu dalam keterangan di Jakarta, Selasa 6 Desember 2022.

Baca Juga: Pemerintah Beri Keringanan Utang Kepada 2.109 Debitur Kecil Sepanjang 2022

Faktor kedua adalah ekspektasi yang tinggi dari investor setelah melihat siklus bisnis yang terjadi dengan sangat cepat bagi perusahaan, khususnya sektor teknologi ketika momentum pandemi COVID-19.

"Ini bisnis cycle yang amat cepat. Saat tahun 2020 terjadi pandemi, suku bunga menurun, pemerintah membantu dan banyak tumbuh perusahaan teknologi karena banyak shifting dari offline to online. Dan banyak perusahaan teknologi berkembang lebih cepat dari yang diharapkan selama 2020 sampai 2021," ujar Pandu.

Pandu pun membantah kalau besarnya gaji talenta digital startup sebagai biang kerok terjadinya badai PHK karena sumber daya manusia (SDM) bukan menjadi pengeluaran terbesar perusahaan startup.

Baca Juga: Harga Saham TLKM Anjlok ke Harga Terendah Sejak Tahun Lalu, Ini Penyebabnya

Besarnya gaji yang diberikan itu adalah sebuah tren untuk mendapat talenta terbaik beberapa tahun lalu, dan tahun ini sudah semakin menurun.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

21 Pinjol Miliki Kredit Macet di Atas 5 Persen

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:34 WIB

Harga Saham PADA Sentuh ARB, Hold atau Jual?

Senin, 6 Februari 2023 | 12:48 WIB
X