• Selasa, 7 Februari 2023

Pemerintah Beri Keringanan Utang Kepada 2.109 Debitur Kecil Sepanjang 2022

- Rabu, 7 Desember 2022 | 07:50 WIB
Pemerintah beri keringanan utang kepada 2.109 debitur kecil sepanjang 2022. (Pixabay.com/stevepb)
Pemerintah beri keringanan utang kepada 2.109 debitur kecil sepanjang 2022. (Pixabay.com/stevepb)

SINAR HARAPANPemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tahun ini telah memberikan keringanan utang kepada 2.109 debitur kecil, meningkat dibandingkan tahun lalu, yaitu sebanyak 1.491 debitur.

“Program keringanan utang sepanjang 2022 telah diikuti oleh lebih dari 2.109 debitur kecil,” kata Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara DJKN Kemenkeu, Encep Sudarwan, dalam media gathering di Jakarta, Selasa 6 Desember 2022.

Langkah pemerintah memberikan keringanan utang kepada debitur kecil sejalan dengan telah diluncurkannya program ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 11 tahun 2022.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Capai Rp1.580 triliun, Lampaui Target 2022

PMK tersebut berisi tentang Penyelesaian Piutang Instansi Pemerintah yang Diurus/Dikelola oleh Panitia Urusan Piutang Negara/Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dengan Mekanisme Crash Program.

Dari 2.109 debitur yang mengikuti program keringanan utang tersebut, meliputi 1.049 debitur pasien rumah sakit, 461 debitur dengan nilai piutang sampai dengan Rp8 juta, 237 debitur mahasiswa, 92 debitur usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan 270 debitur lainnya.

Jumlah debitur tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang sebanyak 1.491 debitur, yaitu terdiri dari 471 debitur pasien rumah sakit, 178 debitur dengan nilai piutang sampai Rp8 juta, 254 debitur mahasiswa, 232 debitur UMKM dan 356 debitur lainnya.

Baca Juga: Harga Saham TLKM Anjlok ke Harga Terendah Sejak Tahun Lalu, Ini Penyebabnya

Encep menjelaskan program keringanan utang ditujukan untuk mempercepat penurunan outstanding piutang negara dan jumlah berkas kasus piutang negara (BKPN) yang ada di panitia urusan piutang negara (PUPN).

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

21 Pinjol Miliki Kredit Macet di Atas 5 Persen

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:34 WIB

Harga Saham PADA Sentuh ARB, Hold atau Jual?

Senin, 6 Februari 2023 | 12:48 WIB
X