Saham NINE Rontok di Hari Pertama Listing, Techno9 Indonesia (NINE) Tetap Optimis

- Selasa, 6 Desember 2022 | 09:08 WIB
Saham NINE rontok di hari pertama listing, Techno9 Indonesia (NINE) tetap optimis. (Pexels)
Saham NINE rontok di hari pertama listing, Techno9 Indonesia (NINE) tetap optimis. (Pexels)

SINAR HARAPAN - Harga emiten yang bergerak di bidang kegiatan usaha perdagangan komputer dan perlengkapannya, PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), rontok 8 persen ke harga Rp69 pada hari pencatatan perdananya Senin 5 Desember kemarin.

Namun manajemen NINE tetap optimis bisnisnya akan semakin bertumbuh usai resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Perseroan melepas sebanyak 432 juta saham baru atau sebesar 20,03 persen dari seluruh total modal disetor penuh setelah IPO. Saham baru emiten dengan kode NINE tersebut ditawarkan dengan harga Rp75 per saham sehingga jumlah keseluruhan dana IPO yang terkumpul sebesar Rp32,4 miliar.

Baca Juga: Resmi Luncurkan Papan Ekonomi Baru, BEI Harap Banyak Unicorn Masuk Bursa

Direktur Utama Techno9, Heddy Kandou, mengatakan seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan dipergunakan sekitar 52,66 persen sebagai modal kerja perseroan guna mendukung pengembangan kegiatan usaha seperti pembelian barang dagangan dan persediaan barang, biaya penyelenggaraan pelatihan maupun operasional kantor.

Sekitar 32,09 persen akan digunakan untuk pembukaan sebanyak 19 service point beserta sarana pendukungnya yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan dan sekitar 15,25 persen akan digunakan untuk pembelian gudang penyimpanan atau ruang stok barang serta sebagai ruang penunjang operasional.

"Dengan alokasi penggunaan dana tersebut, kami yakin akan membukukan pertumbuhan yang semakin baik di masa yang akan datang," ujar Heddy.

Baca Juga: Usai Cabut Izin Wanaartha Life, OJK Tinjau Produk Saving Plan Perusahaan Asuransi

Selain itu, lanjut Heddy, perseroan memiliki manajemen yang berpengalaman di bidang industri teknologi iformasi lebih dari 15 tahun dan memiliki pengalaman dalam merencanakan dan mengeksekusi strategi-strategi usaha serta memahami seluk beluk pasar serta perilaku konsumen, sehingga lerseroan dapat menyusun strategi penjualan dan pemasaran produk dan jasa yang tepat, efektif dan efisien.

Halaman:

Editor: Yuanita SH

Sumber: ANTARA, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lanjut Bullish, Harga Saham KBLM Melesat Lagi

Senin, 30 Januari 2023 | 12:43 WIB

Harga Saham ADMR Kembali Jatuh, Hold atau Jual?

Senin, 30 Januari 2023 | 12:31 WIB

Resmi! JD.ID Tutup Layanan di Indonesia

Senin, 30 Januari 2023 | 11:53 WIB

Kasus Babi Mati Mendadak Naik Menjadi 256 Ekor

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:08 WIB
X